Pengurus Cabang Jatim Mengaku Disogok Rp 10 Juta oleh PSSI
SerbaSerbi

Ketua Pengcab PSSI Kabupaten Probolinggo, Nur Ali Hasan, iming-iming uang diajukan utusan Djohar Arifin agar pengurus menolak digelarnya Kongres Luar Biasa.

WowKeren - Para anggota pengurus cabang PSSI dan klub di Jawa Timur mengungkapkan soal tawaran uang yang diajukan pengurus PSSI pimpinan Djohar Arifin. Tawaran tersebut dimaksudkan agar pengurus dan klub bersedia mencabut dukungan rencana Kongres Luar Biasa (KLB), 6 Maret.

"Saya dan delapan perwakilan koordinator wilayah PSSI Jatim ditawari uang Rp 10 juta agar mau mencabut dukungan terhadap KLB," kata Ketua Pengcab PSSI Kabupaten Probolinggo, Nur Ali Hasan, di sela-sela Rapat Paripurna Daerah PSSI Provinsi Jatim di Surabaya, Rabu (11/1). Ditambahkan Nur Ali, iming-iming uang itu disampaikan oleh Direktur PT Persebaya Indonesia Cholid Goromah (salah satu utusan Djohar Arifin Husin). "Tapi janji itu sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya," tutur Nur Ali.


Pernyataan Nur Ali Hasan dibenarkan Ketua PS Mojokerto Putra Hariyanto dan perwakilan korwil lainnya yang ikut hadir saat pertemuan dengan Cholid Goromah. "Yang diajak pertemuan bukan hanya perwakilan korwil, tapi juga beberapa klub divisi satu dan dua. Tawarannya sama semua, namun sampai sekarang uangnya tidak pernah cair," kata Putra.

Tak terpengaruh dengan sogokan PSSI, Nur Ali dan Putra menegaskan kalau mereka tetap mendukung digelarnya KLB oleh Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). "Bagi kami, KLB harga mati dan harus terlaksana. Anggota PSSI se-Jatim sampai saat ini tetap solid dan berkomitmen dukung KPSI, demi perbaikan sepak bola Indonesia," ujar Nur Ali.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait