Solmed berharap masyarakat tak langsung menghakimi seperti yang dialami Ustadz Yusuf Mansyur baru-baru ini.
- Tim WowKeren
- Senin, 17 September 2012 - 14:42 WIB
WowKeren - Ustadz Solmed menghimbau masyarakat untuk tidak menghakimi Ustadz Yusuf Mansyur. Hal ini setelah pekan lalu Yusuf dimusuhi para pendukung calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI, Jokowi dan Ahok, via Twitter.
"Kami belajar melihat dari sisi yang berbeda dan biarlah ulama melihat dari sisi kebenaran, jangan mencaci-maki ulama," pesan Solmed, Minggu (16/9). "Artinya, itu tugas beliau. Sangat berlebihan kalau dicaci, itu tidak benar. Konteks ini kebaikan dan kebenaran. Ini mengarahkan umat menjadi lebih baik."
Sebelumnya, Yusuf dikecam setelah mengunggah tweet tentang akhlak seorang pengusaha. Walau tidak menyebut nama, tweet itu seolah menyindir Ahok yang kebetulan saja seorang pengusaha.
"Jadi awalnya saya nge-tweet soal akhlak, akhlak menjadi seorang pengusaha. Umpama dia seorang karyawan dia kan punya amanah, amanah apa? Amanah waktu, amanah aset, amanah tugas. Nah saya nyaranin kalo mau jadi pengusaha jangan jadi pengusaha yang cacat," kata Yusuf. "Contoh, kalo saya mau jadi pengusaha, kan saya harus mem-prospek orang menggunakan telpon kantor dan masa tugas juga gitu. Nah ini benang merahnya, kenapa saya dianggap tidak pro terhadap Jokowi malah pro terhadap Foke. Padahal saya tidak ke mana-mana."
Yusuf juga menegaskan kalau ia bersikap netral baik dengan kubu Foke maupun Jokowi. "Saya ini berteman sama Jokowi, dan saya bilang kalo bapak mau menjadikan Jakarta jadi lebih baik lagi saya dukung. Jadi bukan saya kontra tapi saya pro sama yang mau membangun Jakarta," ujarnya.
(wk/)