Girl's Day Diejek Sebagai Bintang Porno Karena MV 'Female President'
Musik

Selain mendapat kritikan dari fans, penyanyi senior Lee Seung Chul juga menyesalkan strategi promo musik Girl's Day maupun girlband lainnya yang terlalu sensual.

WowKeren - Girl's Day masih dikritik karena merilis video musik "Female President". Fans bahkan penyanyi senior Lee Seung Chul juga mengomentari kostum Girl's Day yang terlalu seksi dan pamer anggota tubuh.

"Mereka sangat gila, bukan? Mereka seperti bintang porno," kecam seorang fans via blog Netizen Buzz. "Jika mereka bicara soal kekuatan perempuan, kenapa terlalu seksual? Aku yakin menjadi seseorang yang mencium untuk pertama kali bukanlah alasan kenapa Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye bisa terpilih. Tapi justru karena bakat atau talentanya. Kenapa penulis lirik ('Female President') tidak membahas hal itu," kata fans lainnya.


Sementara itu, Seung Chul memang tidak hanya mengecam Girl's Day melainkan juga penyanyi wanita maupun girlband lain yang akhir-akhir ini gemar mengumbar tubuh. "Kaki telanjang, teaser pakaian dalam, ilusi kostum? Tak benar melakukan promosi seperti itu," sesal pelantun "The Day to Love" itu.

Fans pun langsung memberikan dukungan pada Seung Chul yang sudah 27 tahun berkarir di industri musik. "Terlalu banyak mengumbar tubuh merusak industri musik saat ini. Sangat memalukan menonton acara musik bersama keluarga," sahut seorang netizen. "Apakah konsep yang menarik secara visual dibanding lagunya memang normal?" tanya fans lainnya.

(wk/)

You can share this post!