Bukannya mendapatkan bis yang berisi uang tunai, perampok di Guinea malah mendapatkan bis yang berisi sampel darah dari virus Ebola.
- Tim WowKeren
- Senin, 24 November 2014 - 20:19 WIB
WowKeren - Perampok bersenjata di Guinea telah merampok sebuah bis dekat kota Kissidougou. Malangnya, para perampok ini tidak mendapatkan uang tunai seperti yang diharapkan. Mereka malah mendapatkan sebuah bis yang berisi virus ebola.
Bis tersebut ternyata mengangkut sampel darah yang telah terinfeksi virus Ebola yang mematikan. Sampel-sampel tersebut disimpan dalam wadah tertutup dan dikawal oleh empat orang petugas dari Palang Merah. Bis yang berisi sampel darah ini dibawa dari Kankan menuju tempat tes yang berjarak 265 km di daerah Gueckedou selatan.
Petugas Palang Merah Guinea yakin bahwa para perampok tersebut tidak mengetahui bahwa bis yang mereka rampok ini berisi virus Ebola. Mungkin mereka berpikir ada uang tunai yang tersembunyi dalam wadah di bis tersebut.
Faya Etienne Tolno, salah seorang petugas Palang Merah, menjelaskan bahwa Palang Merah Guinea tidak memiliki kendaraan sendiri untuk mengangkut sampel-sampel darah tersebut. Sehingga mereka pun menggunakan bis biasa untuk membawa sampel darah yang dibutuhkan untuk tes menuju Gueckedou selatan.
Dr Barry Mournie adalah seorang kepala perawatan pasien untuk komite koordinasi nasional yang mengurus pasien terjangkit virus Ebola mengomentari kejadian apes ini. "Kami telah diberitahu oleh badan keamanan. Jika pencuri ini salah menangani, itu akan berbahaya," katanya kepada The Associated Press.
Virus Ebola telah menewaskan lebih dari 5 ribu orang di Liberia, Sierra Leone dan Guinea. Virus ini menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh yang terinfeksi termasuk darah, feses dan muntahan.
(wk/)