Leni Robredo juga menullis beberapa pernyataan terkait pengunduran dirinya di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Selasa, 06 Desember 2016 - 10:53 WIB
WowKeren - Wakil Presiden Filipina, Leni Robredo, menyatakan mundur dari kabinet pemerintahan Filipina setelah Presiden Rodrigo Duterte melarangnya menghadiri pertemuan kabinet. Surat pengunduran diri itu bahkan diunggahnya di akun Twitter pribadi Leni sehingga bisa diketahui publik.
Dalam surat pengunduran dirinya, politisi dari Partai Liberal itu memberi tahu Presiden Duterte, "Bertahan di kabinet Anda telah menjadi sesuatu yang sangat tidak mungkin."
Sebelumnya, Leni menerima pesan SMS dari Sekretaris Kabinet Leoncio Evasco Junior, 3 Desember yang berisikan bahwa sang Presiden menginginkan politisi perempuan itu berhenti menghadiri semua pertemuan kebinet mulai Senin, 5 Desember. Menurut Leni, keputusan itu secara efektif tidak memungkinkannya menjalankan tugas.
Dalam postingannya di Twitter, Leni juga menggungah pernyataan bahwa ia telah diperingatkan mengenai kemungkinan adanya rencana untuk merebut posisinya sebagai wakil presiden. Di Filipina, presiden dan wakil presiden memang dipilih secara terpisah, dan sering kali berasal dari partai politik yang berlawanan, seperti Duterte dan Leni. Terakhir, Leni menegaskan bahwa dia tidak akan membiarkan keinginan rakyat ditindas.
(wk/)