Inilah orang-orang yang menjadi bintang dan layak menginspirasi orang lain dengan segala kehidupannya.
- Tim WowKeren
- Rabu, 07 Desember 2016 - 12:16 WIB
WowKeren - Hidup baik-baik saja dan normal akan menjadi impian setiap orang. Hal yang berbanding terbalik tentu sebaiknya dihindari. Di dunia ini cacat dianggap mimpi buruk. Menjadi cacat dekat dengan bully, dijauhi orang dan terlihat berbeda.
Nggak banyak orang yang bisa bertahan dengan fisik yang nggak sempurna. Namun diantara semua itu, ada beberapa orang dengan ketidaksempurnaan mereka malah menjadi bintang. Berikut orang-orang yang sukses menyempurnakan dunia:
Winnie Harlow
Sejak masa kecilnya, Winnie Harlow yang menderita vitiligo alias kelainan pigmentasi kulit bermimpi bersinar di catwalk. Namun anak-anak lain memanggilnya sapi dan zebra karena keadaan kulitnya. Hal itu secara perlahan memicu kesengsaraan dalam hidupnya.
Winnie nggak menyerah dan membuktikan pada dirinya bahwa dia mampu. Dia berpartisipasi dalam Next Top Model ajang pencarian model terkenal di TV Amerika. Winnie Harlow juga sering menjadi pembicara di Konferensi TED. Dia menyuarakan tentang fakta bahwa vitiligo adalah kondisi kulit, bukan kutukan yang merusak kehidupan.

Stephen Hawking
Ketika Stephen Hawking berusia 21 tahun, dokter mendiagnosisnya dengan kelumpuhan. Dokter mendiagnosa bahwa lulusan muda Oxford University itu hanya memiliki dua setengah tahun untuk hidup. Pada tahun 1985, ilmuwan kehilangan kemampuan untuk berbicara.
Namun hal itu nggak menjadi penghalang bagi Hawking. Stephen nggak hanya terus belajar tapi juga berhasil menjadi fisikawan teoritis yang paling terkenal. Tahun 2014, kisah hidup Stephen Hawking diangkat dalam film berjudul "The Theory of Everything".

Peter Dinklage
Siapa yang ikutan kesal dengan kemunculan Peter Dinklage di film "X-Men: Days of Future Past"? Belum lagi peran antagonisnya dalam serial "Game of Thrones". Peter Dinklage memiliki skill akting yang mampu membuat dirinya dibenci penonton. Namun apa lagi yang menarik ketika Peter muncul? Ya, pria yang ikut serta dalam film "Chronicles of Narnia" itu hanya memiliki tinggi 1,35 meter.
Peter Dinklage lahir dengan penyakit keturunan yang disebut achondroplasia yang membuatnya kekurangan hormon pertumbuhan alias dwarfisme. Peter nggak tersinggung disebut kerdil. Dalam sebuah wawancara, Peter pernah menjawab dengan lelucon. "Saya pikir ibuku menelan pembangkit listrik tenaga nuklir saat dia hamil".

Viktoria Modesta
Viktoria Modesta dikenal sebagai artis wanita pertama yang bionik. Di dunia selebriti, dia disebut "artis pop bionik". Karena cedera lahir, kaki Viktoria diamputasi di bawah lutut. Hal itu membuatnya digantikan dengan anggota badan buatan berteknologi tinggi.
Namun kecacatan Modesta nggak membuatnya menyerah. Bahkan model yang andal sebagai DJ ini kerap muncul dengan kaki palsu yang kreatif. Viktoria sering berpose untuk majalah dan terus mematahkan stereotip bahwa kecantikan milik semua wanita.

Sylvester Stallone
Sylvester Stallone memiliki kerusakan saraf wajah saat lahir akibat kesalahan medis. Hal ini mengakibatkan kelumpuhan parsial bagian kiri bawah wajahnya. Kadang bila kamu perhatikan aktor berusia 60 tahun ini sering berbicara melantur dan itu permanen.
Meskipun masalahnya nggak sesuai dengan karier akting, Sylvester sukses membintangi lebih dari 50 film termasuk "Rocky Balboa, "The Expendables" dan "Rambo". Stallone berhasil mencapai ketenaran film internasional dengan mengandalkan citra seorang pahlawan brutal dengan otot baja.

Jamie Brewer
Satu lagi aktris yang mampu menginspirasi kamu. Dialah Jamie Brewer. Jamie adalah seorang aktris dan model dengan kelainan down syndrom. Jamie telah memperoleh ketenaran sebagai salah satu bintang utama serial cerita horor di TV Amerika.
Terlebih lagi, dia adalah wanita pertama dengan kelainan genetik yang meramaikan ajang New York Fashion Week pada tahun 2015. "Aku ingin wanita muda melihat apa yang aku lakukan dan katakan pada diri sendiri bahwa semua ini dapat dicapai. Aku ingin menginspirasi orang lain untuk nggak menyembunyikan diri yang sebenarnya," kata Brewer.

Forest Whitaker
Ptosis kongenital merupakan kelainan yang menyebabkan kelopak mata atas terkulai dari mata kiri. Keadaan ini biasanya bisa membuat seseorang menyerah dengan fisiknya yang nggak normal. Namun hal itu nggak menyurutkan langkah Forest Whitaker. Keadaan itu pun nggak mencegah Whitaker dari mencapai sukses besar dalam karir aktingnya.
Dia menerima banyak penghargaan bergengsi untuk kemampuan aktingnya. Misalnya piala oscar untuk Aktor Terbaik, pemenang Golden Globe, Emmy dan penghargaan BAFTA. Pujian sering ditujukan padanya karena ptosis benar-benar memberikan Forest tambahan efek misteri di wajahnya.

RJ Mitte
Sejak kecil, RJ Mitte menderita cerebral palsy atau kelumpuhan otak. Hal itu membuat dia harus dibantu penyangga kaki untuk berjalan. Namun keadaan itu nggak meruntuhkan niatnya. Dia tertarik untuk mendalami seni peran.
Dalam serial TV "Breaking Bad", Mitte memainkan peran Walter White Jr yang juga memiliki penyakit ini. RJ berkomitmen untuk membantu orang dengan masalah fisik. Dia bahkan menjadi wakil dari kampanye "Inklusi pada Seni dan Media dari Penyandang Cacat".

Marlee Matlin
Marlee Matlin menjadi satu-satunya orang tuli yang menerima piala oscar untuk Aktris Terbaik. Piala itu didapat untuknya debut dalam film "Children of a Lesser God". Wanita kelahiran 24 Agustus 1965 itu memulai karier pada tahun 1986.
Nggak hanya mendalami peran di perfilman, Marlee pun ikut meramaikan peran dalam serial TV "Desperate Housewives", "Law & Order: Special Victims Unit, "I'm with Her" dan sebagainya.

Nick Vujicic
Nick Vujicic lahir dengan kelainan genetik langka bernama tetraamelia atau berkurangnya anggota badan. Namun dengan kekurangan itu dia malah bisa menjadi sempurna dengan menginspirasi banyak orang. Nick nggak hanya berhasil membangun keluarga yang bahagia tapi juga menulis beberapa buku.
Dalam buku-buku yang dia tulis selalu ingin mengingatkan bahwa nggak ada yang mustahil di dunia ini. Satu-satunya hambatan di luar sana adalah kamu yang selalu mengutamakan persepsi orang-orang. Saat ini, Vujicic adalah seorang pembicara motivasi yang membantu orang lain menemukan jalan.

Nggak ada di dunia ini seseorang yang hidup penuh dengan kesempurnaan. Namun bukan berarti seseorang dengan kelainan atau cacat harus menyerah begitu saja dengan keadaannya.
(wk/)