Simak penjelasan Jokowi di bawah ini mengenai fakta penyimpanan uang di luar negeri itu.
- Tim WowKeren
- Rabu, 07 Desember 2016 - 15:35 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo mengungkapkan ada kurang lebih Rp 11.000 triliun uang milik masyarakat dan perusahaan Indonesia yang disimpan di luar negeri. Jokowi cukup ngenes dengan fakta itu, mengingat uang yang disimpan hingga mencapai Rp 11.000 Triliun di luar negeri, sedangkan APBN hanya Rp 2.000 Triliun.
"Kalau ada yang ngomong enggak percaya, saya buka datanya sekarang. Kalau diperbolehkan, tapi karena tidak diperbolehkan. Yang tahu saya, Menkeu, Dirjen Pajak, itu aturan mainnya," kata Presiden saat berbicara dalam acara sosialisasi "tax amnesty" di Balikpapan, 5 Desember lalu.
"Ini ada Rp 11.000 triliun, bayangkan. Ngapain kita harus narik uang negara lain, uang kita sendiri ada. Hanya mau atau tidak mau uang itu kita bawa ke dalam. Tapi memang syarat-syarat harus kita punyai agar yang memiliki uang merasa nyaman membawa uangnya masuk," lanjut Jokowi.
Jokowi menerangkan, dalam periode I program amnesti pajak, baru sekitar Rp 143 triliun yang melakukan repatriasi. "Yang repatriasi baru terakhir Rp 143 triliun, sangat kecil. Buat saya masih kurang, masih ada uang yang besar di luar," pungkasnya.
(wk/)