Apa tanggapan Kemenlu RI terkait sikap Malaysia yang menyampaikan informasi ke media?
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 Februari 2017 - 15:19 WIB
WowKeren - Kepolisian Diraja Malaysia masih terus melanjutkan penyelidikan atas kasus kematian Kim Jong Nam. Beberapa waktu lalu, mereka mengungkap jika wanita pelaku pembunuhan termasuk WNI, Siti Aisyah mengetahui tentang racun tersebut. Bahkan mereka mengatakan jika dua wanita itu telah berlatih untuk melakukan aksinya.
Menanggapi keterangan tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI buka suara. Mereka mengaku bingung dengan pernyataan tersebut lantaran penyelidikan belum selesai.
"Setahu kami, semua pejabat dan aparat hukum Malaysia mengatakan secara resmi kepada kami bahwa penyidikan belum selesai. Kalau mereka tiba-tiba menyampaikan pernyataan itu, kami juga bingung," ujar Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Lalu M Iqbal.
Lebih lanjut, Kemenlu RI juga mengkritik sikap kepolisian Malaysia yang menyampaikan informasi tersebut ke media. Menurut mereka hal tersebut justru bisa mengganggu penyelidikan dan memunculkan berbagai spekulasi.
"Sebaiknya (pernyataan itu) ditanyakan kepada pihak pemerintah Malaysia. Mereka (Polisi Diraja Malaysia) harusnya fokus ke penyidikan dan tidak perlu menyampaikan informasi-informasi yang hanya akan memperluas spekulasi," imbuh Lalu.
Sementara itu, hingga kini Kemenlu RI masih terus mendesak Malaysia untuk memberikan akses kekonsuleran untuk Siti Aisyah. Seperti diketahui, wanita asal Serang, Banten itu telah ditangkap beberapa waktu lalu lantaran diduga terlibat dalam pembunuhan saudara tiri Kim Jong Un, Kim Jong Nam.
(wk/)