Seperti apa komentar Dubes AS menjawab kekhawatiran Indonesia atas serangan rudal ke Suriah?
- Tim WowKeren
- Selasa, 11 April 2017 - 17:11 WIB
WowKeren - Serangan puluhan rudal tomahwak militer Amerika Serikat (AS) ke Suriah menuai kontroversi dari sejumlah pihak. Meski mendapat banyak dukungan, tidak sedikit negara yang justru mengecam keputusan AS itu, salah satunya termasuk Indonesia.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyayangkan serangan tersebut. RI beranggapan jika AS seharusnya masih bisa menggunakan jalan diplomatis.
Menanggapi kecemasan RI itu, Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R Donovan angkat bicara. Ia menjelaskan jika tindakan AS tersebut tidak melanggar hukum internasional dan telah mendapat persetujuan khususnya dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
"Tindakan kami ke Suriah telah mendapat justifikasi dari PBB dan sesuai hukum internasional. Lagipula, serangan kami hanya diarahkan kepada situs militer Suriah," ujar Donovan.
Donovan mengatakan jika AS melancarkan serangan itu dengan tujuan memberikan peringatan pada rezim Assad. Harapannya setelah kejadian ini mereka tidak lagi menggunakan senjata kimia.
"Kami harap Indonesia juga mau bergabung bersama komunitas internasional lain untuk mengutuk rezim Assad yang telah melanggar hukum internasional," imbuhnya.
Seperti diketahui, AS meluncurkan sekitar 60 rudal tomahwak pada pekan lalu sebagai balasan atas serangan senjata kimia di Provinsi Idlib, Suriah yang menewaskan 80 orang termasuk puluhan anak-anak. Tembakan itu menewaskan setidaknya enam tentara dan merusak fasilitas militer Suriah.
(wk/)