'Dihukum' Marvel Insiden Komik X-Men Gold '212', Ardian Kehilangan Pekerjaan?
Nasional

Benarkah curhatan Ardian Syaf di Facebook mengindikasikan ia dipecat dari perusahan komik Marvel?

WowKeren - Reaksi pun bermunculan di media sosial ketika komikus asal Indonesia, Ardian Syaf, menyelipkan simbol 212 dan QS 5:51 dalam karyanya di X-Men Gold milik perusahaan komik Amerika Serikat, Marvel. Sebagian netizen menuding Ardian sudah kelewat batas karena bertindak tidak profesional dengan menyelipkan opini pribadi yang mengandung unsur SARA dalam komik.

Pihak Marvel sendiri mengklarifikasi akan menghapus gambar yang bersangkutan, dan memberikan tindakan disipliner pada Ardian meski belum jelas “tindakan disipliner” apa yang diambil Marvel. Namun, pada Selasa pagi, 11 April 2017, lulusan Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Malang itu mengunggah status di akun Facebook miliknya. “Halo dunia… Karir saya sudah berakhir sekarang. Inilah konsekuensi dari perbuatan saya, dan saya menerimanya. Tolong jangan ada kecaman, debat, atau kebencian lagi. Saya harap semuanya berdamai,” tulis Ardian.


Ardian memang memiliki ciri khas dalam karyanya. Komikus asal Tulungagung, Jawa Timur ini suka menyelipkan unsur-unsur Indonesia dalam komik-komik garapannya. Selain baliho Jokowi-Ahok di Kota Gotham, Ardian juga pernah membuat ilustrasi topi bertuliskan “The Great Help City” alias Kota Tulungagung, membuat tengkorak yang mengenakan blangkon, hingga menggambarkan burung Garuda di Washington D.C.

Dalam proyek terbarunya bersama penerbit Marvel, Ardian menggambar adegan-adegan dalam seri komik X-Men Gold. Dia kembali menyelipkan pesan tersembunyi di edisi pertama yang terbit minggu lalu, yakni menulis “QS: 5:51” di baju salah satu tokoh mutan dalam komik, lalu menggambar angka “212” sebagai plang sebuah toko.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait