Pengusiran Paksa Jadi Viral, Ini Kata Gedung Putih Soal Insiden United Airlines
Dunia

Begini respon Gedung Putih terkait insiden pengusiran paksa yang menimpa seorang penumpang United Airlines.

WowKeren - Peristiwa pengusiran yang dialami David Dao, imigran asal Vietnam tengah viral di media sosial. Pria berusia 69 tahun ini diseret keluar dari pesawat United Airlines secara paksa dengan keadaan mulut berdarah usai terbentur pegangan tangan.

Peristiwa itu tak pelak langsung menuai perhatian serta beragam kecaman. Pihak Gedung Putih baru-baru ini juga ikut mengomentari insiden itu.

"Saya rasa siapapun yang melihat video itu akan terganggu, bagaimana manusia diperlakukan seperti itu," ujar juru bicara Sean Spicer. "Melihat bagaimana manusia diseret dengan darah keluar dari wajahnya setelah mengenai sandaran tangan atau apapun. Saya pikir tak ada situasi dimana anda tak bisa duduk dan menangani masalah ini dengan lebih baik, apalagi jika anda berbicara tentang manusia."

Spicer mengatakan jika Presiden Donald Trump tampaknya juga telah melihat video itu dan mengecam dengan keras. Meski begitu, kasus ini merupakan masalah lokal yang tidak perlu direspon oleh pemerintah federal.


"Saya kira banyak penegak hukum yang menangani kasus ini dan United Airlines juga mengatakan jika pihaknya telah melakukan peninjauan ulang pada kebijakan mereka," imbuhnya.

Sementara itu, sebelumnya pihak United Airlines sendiri juga telah meminta maaf atas kejadian itu. Direktur Utama United Airlines Oscar Munoz mengaku akan bertanggung jawab dan akan bekerja lebih baik lagi.

"Saya merasa bersalah dengan apa yang terjadi di penerbangan ini dan meminta maaf kepada penumpang yang diusir dan juga penumpang lainnya," ujar Munoz. "Kami akan bertanggung jawab atas kejadian ini dan berusaha memperbaiki diri. Tidak ada seorangpun yang bisa diperlakukan seperti ini."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!