Begini cara warga membantu pekerja korban longsor tambang emas Minahasa tetap bertahan hidup lewat selang.
- Tim WowKeren
- Jumat, 14 April 2017 - 08:35 WIB
WowKeren - Longsor terjadi di sebuah tambang emas rakyat di Minahasa Utara, Kamis (13/4). Musibah itu membuat 13 pekerja yang saat itu tengah menggali di dalam terjebak dan tertimbun material longsoran.
Berdasarkan informasi, musibah longsor itu terjadi sekitar pukul 16:00 WITA. Saat itu para pekerja tengah berada di kedalaman 42 meter di lubang berukuran 1,5 meter kali 1,5 meter itu.
"Saat longsor terjadi dan menutup lubang masuk, mereka berada di lubang percabangan lainnya yang dalamnya sekitar 40 meter," ujar Camat Dimembe Marco Karompong dilansir dari Kompas Upaya penyelamatan terus dilakukan. Warga membantu proses evakuasi dan berusaha menggali serta menyingkirkan material. Agar bertahan hidup, para korban diberikan air dan susu melalui selang, termasuk sebagai saluran untuk pernafasan.
"Kami masih bisa berkomunikasi dengan mereka lewat selang pernapasan," terang salah satu warga, Agus. "Minuman seperti susu, disalurkan melalui selang plastik. Selang itu tembus hingga ke titik para korban," imbuh Kepala Desa Tatelu John Lausan.
Lebih lanjut Kepala Basarnas Manado Budi C mengatakan jika para pekerja tersebut sudah terlatih berada di ruang sempit. Meski begitu upaya penyelamatan tetap dilakukan secepat mungkin.
(wk/)