KPK disarankan memiliki tim pengaman sendiri seperti SWAT, apa saja tugasnya?
- Tim WowKeren
- Jumat, 14 April 2017 - 13:59 WIB
WowKeren - Penyerangan yang terjadi pada Novel Baswedan mengegerkan masyarakat. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu disiram dengan air keras usai menjalankan ibadah sholat subuh hingga mengalami luka di bagian wajah dan mata.
Kejadian buruk yang menimpa Novel itu tak pelak membuat banyak pihak merasa khawatir. Apalagi belakangan terungkap jika penyidik KPK memang rentan mendapat ancaman dan teror.
Peneliti Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho berpendapat jika KPK sebaiknya memiliki unit keamanan khusus yang independen. Dengan begitu keselamatan para pegawai KPK dapat terjamin.
"Belajar dari kejadian upaya teror terhadap KPK selama hampir 14 tahun terakhir, maka sudah seharusnya KPK punya unit keamanan tersendiri (guardian of KPK)," ujar Emerson dilansir dari Kompas.
Emerson mencontohkan sebuah tim atau pasukan seperti SWAT. "Mereka direkrut dan dilatih secara khusus dan bahkan dapat dipersenjatai," jelasnya. Tim tersebut direkrut sendiri oleh KPK dan bertugas melakukan pengamanan termasuk operasi senyap. Mereka juga hanya loyal pada KPK dan bukan lembaga lain.
Sementara itu, sebelumnya Polri dan TNI telah mengatakan siap membantu pengamanan penyidik KPK. Meski begitu masih belum diketahui seperti apa bentuk pengamanan tersebut nantinya.
(wk/)