Hebat, Wanita Terberat Ini Mampu Turunkan Berat 242 Kg Hanya dalam 2 Bulan
SerbaSerbi

Usaha keras yang dilakukan wanita ini mampu membuatnya kehilangan lemak 75 persen dari tubuhnya.

WowKeren - Eman Ahmed yang berat badannya hampir 500 kg diklaim sebagai wanita terberat di dunia. Kabar baiknya dia berhasil menurunkan hampir setengah bobotnya. Ya, dia berhasil menurunkan hampir sebanyak 242 kg hanya dalam 2 bulan.

Menurut ahli bedah bariatrik, Dr Muffazal Lakdawala, wanita asal Mesir tersebut telah menurunkan 242 kg berat badan sejak kedatangannya di India pada Februari lalu. Eman Ahmed menjalani operasi bariatrik pada 7 Maret 2017 di Rumah Sakit Saifee Mumbai.

"Eman Ahmed telah kehilangan 242 kg sejauh ini," kata Dr Lakdawala yang menerima Man of the Year atas kontribusinya untuk bidang medis pada Selasa (11/4) kemarin.

Eman Ahmed menjalani operasi bariatrik-gastrektomi lengan-pada 7 Maret dan kehilangan 130 kg dalam waktu satu bulan. Gastrektomi lengan adalah prosedur bedah penurunan berat badan, di mana sebagian besar lemak perut diambil, mengurangi kira-kira 15 persen dari ukuran aslinya.

Dalam kasus Eman Ahmed, sekira 75 persen lemak dari perutnya telah diambil oleh ahli bedah untuk membatasinya mengonsumsi makanan. "Eman dan perjalanannya menunju perbaikan dalam status kesehatannya," kata sebuah pernyataan dari tim Rumah Sakit Saifee yang menangani Eman.


Dilansir dari Zeenews, Eman yang tiba di Mumbai pada 11 Februari, kehilangan 100 kg dengan diet cairan yang ketat dan fisioterapi hanya beberapa hari dari kedatangannya. Dia menjalani laparoskopi gastrektomi lengan pada 7 maret.

Dr Lakdawala mengatakan operasi dan diet khusus telah membantu Eman Ahmed menurunkan 242 kg sejak dirinya tiba di India, tentu ini di luar harapannya. Penurunan berat badan yang cepat telah secara dramatis meningkatkan parameter kesehatan Eman, seperti jantung, ginjal, paru-paru dan tingkat cairan semua di bawah kendali sekarang.

Namun sisi kanan tubuh Eman lumpuh dan sesekali mengalami kejang sebagai akibat dari stroke otak yang dideritanya tiga tahun lalu. Tim dokter akan memeriksa otak Eman dengan CT scan sesegera mungkin. Sebelumnya, tes pada Eman mengungkapkan bahwa dia memiliki cacat genetik langka yang membuat obesitas tak normal.

Gen yang diidentifikasi sebagai penyebab obesitas pada Eman adalah 'homozigot missens varian' pada gen LEPR. Tim dokter yang menangani wanita berusia 36 tahun ini mengatakan bahwa dia menjadi satu-satunya orang yang diketahui memiliki cacat genetik tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!