Djarot Diusir Usai Salat Jumat, Pemicunya Isi Ceramah yang Begini
Nasional

Awalnya jemaah biasa saja saat Djarot datang di masjid, lalu keadaan memanas saat Jumatan berakhir, begini pemicunya.

WowKeren - Jemaat salat Jumat di Masjid Al-Atiq, Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, meneriaki calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Djarot Saiful Hidayat. ’’Usir.. Usir.. ’’ teriak beberapa jemaah yang ditimpali takbir oleh jemaah lain. Hal itu terjadi usai Djarot menunaikan salat Jumat di sana, dilansir Jawapos.

Ketika diteriaki, Djarot sendiri sudah berada agak jauh dari area masjid. Ia meninggalkan masjid dengan senyuman dan tetap ramah menerima permintaan warga yang ingin berfoto atau bersalaman.

Mantan Wali Kota Blitar itu mengatakan, awalnya jemaah masjid menerima kehadirannya, namun orang yang tidak suka tampaknya terusik ketika banyak warga mulai berfoto dan salaman dengannya sebelum salat dimulai. Suasana makin memanas ketika takmir masjid mulai berceramah.


Setelah menyampaikan laporan keuangan, isi ceramah menjadi provokatif. Dikatakan kalau memilih pemimpin non muslim adalah munafik. Djarot sendiri mengaku tidak mempermasalahkan takmir mau mengucapkan apapun terhadap dirinya. "Tetapi, apakah boleh mempolitisasi masjid seperti itu?," tanyanya.

Terpisah, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Iwan Kurniawan telah mengklarifikasi kepada pihak Djarot soal aksi penolakan itu. Menurutnya, Djarot benar-benar tidak mau memperpanjang hal itu. Dia lebih memilih untuk mengatakan tidak ada kejadian apapun pada polisi. "Itu cer‎itanya Pak Djarot melaksanakan salat, dan tidak ada masalah. Sampai selesai juga tidak ada masalah. Dan tidak ada spanduk penolakan itu, tidak ada. Ya kan, anggota kan ada di sana," kilahnya saat dikonfirmasi, Jumat 14 April 2017.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!