Diduga Serangan Fajar Pilgub DKI, Enam Mobil Sembako dari Satu Paslon Diamankan
Nasional

Menjelang Pilkada putaran kedua, tim Ahok-Djarot dan Anies-Sandi saling melapor terkait perkara ini.

WowKeren - Menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, isu mengenai money politic atau bahkan serangan fajar mulai mencuat dan meresahkan masyarakat. Demi mengantisipasi hal tersebut pihak aparat semakin memperketat penjagaan.

Baru-baru ini pihak kepolisian dikabarkan telah mengamankan enam mobil memuat sembako di sebuah gudang di Kalideres, Jakarta Barat. Diduga bahan pokok itu akan digunakan untuk serangan fajar pada saat Pilkada DKI oleh salah satu pasangan calon.

"Kita amankan sembako, kan tadi ada satu gudang yang dikerumuni warga sekitar 300 orang. Mereka menduga itu akan dibagikan. Sehingga itu kan magnetnya," ujar Kapolsek Kalideres Kompol Efendi. "Mengenai asal-usul sembako tersebut, Efendi belum bisa memastikan. "Tidak ada atribut partai di situ. Tapi supaya masyarakat cepat pulang, saya amankan itu sembakonya."


Sementara itu, belakangan tim Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno diketahui saling melapor ke pihak berwajib. Tim Anies-Sandi mengungkap jika mereka banyak menerima laporan jika tim Ahok-Djarot melakukan pembagian sembako di sejumlah titik di Jakarta.

Sedangkan tim Ahok-Djarot melaporkan tim sukses Anies-Sandi, Hary Tanoesoedibyo dan Nur Asia (istri Sandiaga Uno) atas dugaan politik uang. Mereka disebut-sebut menggelar bazar beras murah dan juga pembagian sembako Rp 3000 per paket.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!