Leeteuk dan Eunhyuk membicarakan masa-masa sulit yang pernah dialami SuJu termasuk hengkangnya member.
- Tim WowKeren
- Rabu, 14 Maret 2018 - 10:51 WIB
WowKeren - Sejak debut mereka pada 2005, Super Junior telah mengalami begitu banyak hal. Tak hanya ditinggalkan dua member, grup yang mengawali debut dengan lagu bertajuk "Twins (Knock Out)" itu juga sempat ditimpa skandal hingga kecelakaan yang nyaris menewaskan membernya.
Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan hari ini, Rabu (14/3), para member Super Junior blak-blakan mengungkapkan pemikiran mereka. Di sini, Leeteuk dan Eunhyuk mengenang kembali masa-masa sulit yang pernah dialami Super Junior.
"Ada banyak masa-masa sulit. Menjadi grup yang aktif untuk waktu yang lama, banyak hal terjadi pada kami," kata Eunhyuk. Tapi meski mengalami begitu banyak kesulitan, tak sekalipun para member terpikir untuk bubar.
"Walaupun ada banyak masa sulit, tidak pernah ada krisis," lanjut pemilik nama asli Lee Hyukjae itu. "Ada saat-saat di mana kami lelah dengan skandal dan insiden tapi tidak pernah ada krisis yang membuat kami berpikir dengan serius untuk bubar."
Seakan menegaskan perkataan Eunhyuk, Leeteuk sang leader menyebutkan kapan masa tersulit bagi Super Junior. Saat itu, Kangin terlibat kontroversi sedangkan Han Geng memutuskan keluar dari grup.
"2009 adalah masa tersulit pertama kami," kata Leeteuk. "Ada insiden tapi aku mendengarnya lewat berita. Saat itu aku berbagi kamar dengan Kim Heechul. Dia datang padaku sambil berlari dan bilang, 'Kau lihat berita?' tapi aku sudah menangis. Aku ingat saat itu bertanya, 'Apa yang harus kita lakukan?'"
Meski begitu, masa-masa sulit inilah yang membentuk Super Junior menjadi grup yang solid seperti sekarang. Di sisi lain, grup bentukan SM Entertainment itu akan comeback dengan merilis album repackage April mendatang.
(wk/)