Terapkan 10 Kebiasaan Baik Ini Agar Maag Tidak Kambuh dan Lambung Tetap Sehat
iStock
Health

Penyakit maag yang tidak segera ditangani dapat berubah menjadi maag kronis yang berbahaya.

WowKeren - Maag merupakan salah satu penyakit yang kerap menyerang individu yang memiliki pola makan tidak baik. Maag merupakan kondisi di mana lambung mengalami peradangan. Ketika mengalami maag, biasanya seseorang akan merasakan sakit melilit dan perit pada perut.

Penyebab maag sendiri sebenarnya beragam, bukan hanya pola makan yang tidak teratur. Seperti luka terbuka yang muncul di lapisan lambung, infeksi bakteri, efek samping penggunaan obat hingga stres.


Pada 2012 lalu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, tingkat kejadian penyakit maag di Indonesia mencapai 40,8%. Wah, cukup banyak juga ya.

Penyakit maag mungkin disepelekan karena mudah untuk disembuhkan dengan obat yang mengandung antasida. Namun, perlu kalian ketahui bahwa obat tersebut tak menyembuhkan secara total, hanya meredakan nyeri. Penyakit maag juga akan berubah menjadi maag kronis jika tidak ditangani dengan baik.

Untuk menyembuhkan maag dan menjaga lambung tetap sehat, hal yang harus dilakukan hanya merubah gaya hidup yang tidak sehat. Kalian dapat melakukan 10 kebiasaan baik di bawah ini.

(wk/nris)

1. Ketahui Penyebab Maag


Ketahui Penyebab Maag

Langkah pertama mengatasi maag adalah mengetahui secara pasti penyebab maag yang kalian alami. Pemicu maag dapat berupa makanan atau minuman yang membuat rasa nyeri semakin parah. Setelah mengetahuinya, hindari makanan atau minuman tersebut.

Biasanya makanan yang memicu timbulnya nyeri maag adalah pedas, sangat asam, alkohol kafein atau makanan berlemak tinggi. Untuk mengetahuinya, kalian bisa memasukkan daftar makanan yang kalian konsumsi. Perhatikan juga reaksi yang terjadi ketika mengonsumsi makanan tersebut.

2. Atur Jadwal Makan


Atur Jadwal Makan

Pola makan yang berantakan merupakan salah satu penyebab maag yang paling umum. Terkadang seseorang bisa sangat sibuk hingga tak sempat mengonsumsi makanan dengan layak. Kemudian hal ini diperparah dengan konsumsi makanan tidak sehat atau minuman berkafein.

Nah, bagi kalian penderita maag, coba atur pola makan dengan menjadwalkan. agar tidak lupa, ada baiknya jadwal tersebut dicatat di lokasi yang mudah dilihat atau kalian bisa memasang alarm untuk tiap jam makan. Saat alarm berdering, kalian tidak mungkin akan lupa untuk makan, kan?

Selain itu, kalian juga harus mengonsumi makanan yang sehat terdiri dari buah-buahan, sayuran dan gandum asli untuk meredakan nyeri maag dan iritasi perut. Nah, ini dia daftar makanan yang baik untuk penderita maag, simak di sini.

3. Hindari Makan Sekaligus dalam Porsi Besar


Hindari Makan Sekaligus dalam Porsi Besar

Penderita maag yang biasanya sering telat makan, akan "balas dendam" dengan mengonsumsi makanan dalam jumlah besar. Padahal hal ini makan akan membuat lambung stres, jumlah asam lambung meningkat dan rasa nyeri pada perut. Sebagian besar kasus maag, esophagus sphincter lemah dan memberikan tekanan pada perut sehingga menyebabkan refluks asam.

Sebaiknya, kalian mengonsumsi makan dalam jumlah sedikit namun sering. Nah, hal ini mampu membuat kalian menghindari kenaikan asam lambung akibat perut yang terlalu lama tidak terisi makanan. Dengan porsi makan yang kecil, kalian bisa mengatur jadwal hingga 6 kali sehari.

4. Jangan Berbaring Setelah Makan


Jangan Berbaring Setelah Makan

Setelah makan, jangan langsung berbaring meskipun merasa ngantuk. Pasalnya, asam lambung akan naik kembali ke tenggorokan dan membuat gejala maag kumat. Sebaiknya tunggu hingga 30 hingga 60 menit setelah makan ketika ingin berbaring.

5. Minum Air mineral Setelah Makan, Hindari Kafein dan Soda


Minum Air mineral Setelah Makan, Hindari Kafein dan Soda

Air mineral merupakan minuman yang baik dikonsumsi setelah makan bagi penderita maag. Minum satu gelas kecil air mineral untuk membasuh makanan dan asam yang dapat tertumpah ke kerongkongan.

Hindari konsumsi minuman yang bersoda, jus tomat, jus jeruk, alkohol serta yang berkafein seperti kopi dan teh. Minuman-minuman tersebut malah akan memicu nyeri maag terjadi.

6. Jangan Konsumsi Makanan Pedas


Jangan Konsumsi Makanan Pedas

Makanan pedas bukan sebuah faktor utama yang menyebabkan sakit maag. Namun, mengonsumsi makanan pedas dapat memperburuk kondisi lambung jika dikonsumsi secara berlebihan dan setiap hari.

Selain itu, makanan pedas dapat memicu saraf pada lambung untuk mengirim sinyal adanya iritasi lambung ke otak karena bahan kimia yang bernama capsaicin dalam cabai. Nah, hal itu menimbulkan respon dari tubuh untuk melindungi lambung.

7. Coba Kunyah Permen Karet Setelah Makan


Coba Kunyah Permen Karet Setelah Makan

Salah satu tips yang tidak banyak orang ketahui adalah mengunyah permen karet setelah makan. Rupanya, dengan mengunyah permen karet dapat merangsang air liur dari mulut dan membantu memindahkan asam lambung ke dalam usus kecil lebih cepat. Namun, jangan pilih permen karet dengan rasa peppermint, ya.

8. Mengurangi Berat Badan


Mengurangi Berat Badan

Seseorang yang mengalami kegemukan rupanya memiliki resiko lebih tinggi menderita maag. Hal ini disebabkan karena cenderung makan dalam porsi besar yang meningkatkan tekanan lambung sehingga isi lambung mudah naik keluar.

Untuk mengatasinya kalian dapat mencoba berbagai diet sehat dengan tidak mengurangi kandungan dan nutrisi secara berlebihan. Pasalnya, banyak diet tidak sehat yang kini menjadi tren. Diet tak sehat sendiri malah akan menyebabkan banyak perubahan buruk pada tubuh, simak di sini.

9. Puasa untuk Menyembuhkan Maag


Puasa untuk Menyembuhkan Maag

Berpuasa merupakan salah satu cara untuk mengobati maag. Banyak orang yang masih ragu dengan hal ini, namun sudah banyak ahli yang menyarankan berpuasa untuk menyembuhkan maag.

Dengan berpuasa, seseorang akan lebih menaati jadwal makannya. Gejala maag mungkin akan timbul pada minggu pertama. Namun, minggu selanjutnya ketika sudah terbiasa, maag akan membaik dan tidak kambuh. Kalian juga tetap harus menjaga asupan nutrisi saat berpuasa, ya.

10. Berhenti Merokok


Berhenti Merokok

Rokok mengandung nikotin yang memiliki efek relaksasi otot sehingga otot saluran pencernaan yang seharusnya mempertahankan agar isi lambung tidak naik ke atas menjadi lemah. Hal tersebut menyebabkan refluks asam lambung. Nah, bagi kalian penderita maag, hindari merokok agar penyakit tersebut tak makin parah dan berubah menjadi maag kronis.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait