Ma'ruf Amin Bantah Prabowo Soal Indonesia Tak Dihormati Negara Lain, Singgung Kasus Rohingya
Nasional

Dalam debat keempat Pilpres, Prabowo sempat menyinggung keberadaan Indonesia yang tidak seberapa dihormati di kancah internasional. Tudingan ini ditepis oleh Ma'ruf Amin.

WowKeren - Dalam debat keempat Pilpres yang digelar pada Sabtu (30/3) malam di Hotel Shangri-La, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat menyinggung pandangan dunia luar terhadap Indonesia. Menurutnya, Indonesia tidak seberapa dihormati di kancah internasional.

"Saya kembali menganggap ada hal yang mungkin Bapak tidak merasakan," kata Prabowo kepada Joko Widodo alias Jokowi di panggung debat pada Sabtu (30/3). "Bahwa sebenarnya kita tidak terlalu dihormati di luar Indonesia, kita tidak terlalu dihormati di luar Indonesia."

Pernyataan Prabowo tersebut mendapat bantahan dari calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin. Ma'ruf tidak setuju jika Indonesia disebut sebagai negara yang tidak dihormati di dunia internasional.

Ma'ruf kemudian menyinggung mengenai keanggotaan Indonesia dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menurutnya, tidak mungkin Indonesia dijadikan sebagai anggota Dewan Keamanan Tidak Tetap PBB jika tidak dihormati.


"Saya kira tidak betul itu (Indonesia tidak dihormati negara lain)," ujar Ma'ruf di Jawa Timur, Senin (1/4). "Sekarang kan Indonesia menjadi anggota tak tetap di Dewan Keamanan PBB. Kalau enggak dihormati kan enggak dipilih."

Tak hanya itu, Ma'ruf juga menyebutkan bahwa Indonesia kerap dilibatkan sebagai mediator dalam menangani konflik-konflik yang terjadi di negara lain seperti perang di Afghanistan. Ma'ruf juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang ikut berperan dalam menangani kasus kekerasan yang terjadi di Rohingnya. Menteri Luar Negeri Indonesia, dikatakan Ma'ruf, sangat aktif menyuarakan agar pemerintah Myanmar menghentikan kekerasan terhadap kaum Rohingya.

"Jadi saya kira tidak benar itu, tidak menghormati itu seperti apa?" tegas Ma'ruf. "Kecuali kita di berbagai isu dunia indonesia, di Rohingya kita berperan, Menlu kita aktif sekali mengenai mengembalikan mereka yang di Rohingya itu."

Seperti diketahui, Menlu RI Retno Marsudi bahkan rela terbang ke Myanmar untuk bertemu dengan pemimpin negara tersebut, Aung San Suu Kyi beberapa waktu lalu. Hal itu sebagai upaya nyata untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang terjadi Rakhine. Bahkan, upaya Retno tersebut sempat mendapat perhatian dunia internasional.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!