Menkominfo Sudah Normalkan Akses ke Medsos, Minta Pengguna Jauhi Hoaks
Nasional

Sebelumnya, pemerintah telah membatasi akses ke media sosial untuk menekan penyebaran hoaks. Hal ini dikeluhkan oleh banyak pengguna karena membuat mereka tak bisa menggunakan fitur seperti biasanya.

WowKeren - Akses ke media sosial dan juga aplikasi perpesanan seperti WhatsApp sempat mengalami gangguan beberapa hari terakhir. Hal ini merupakan imbas dari langkah pemerintah yang sengaja membatasi akses ke sana lantaran untuk menekan penyebaran hoaks. Kini, pengguna bisa bernapas lega.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah membuka kembali akses ke media sosial sehingga masyarakat bisa menggunakannya secara normal seperti sebelumnya. Dengan dinormalkannya akses ini, pemerintah berharap agar pengguna bisa menggunakan media sosial untuk hal-hal yang positif.


"Selamat menggunakan internet dengan lancar tanpa hambatan kembali ya," cuit Kemenkominfo lewat akun Twitter resmi mereka pada Sabtu (25/5). "Mari gunakan ruang siber ini untuk hal-hal yang positif aja Happy weekend."

Pelaksana Tugas Kepala Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan bahwa akses tersebut sudah dinormalkan kembali sejak Sabtu (25/5) siang. Kini, pengguna tak perlu risau karena sudah bisa mengirim ataupun mengunduh media (foto dan video) seperti biasa.

"Sudah dibuka jam 13.00 WIB siang ini," kata Ferdinandus dilansir dari Detik, Sabtu (25/5). "Semuanya kembali normal seperti sediakala."

Sementara itu, Menkominfo Rudiantara mengimbau masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak. Misalnya dengan tidak menyebar hoaks. "Saya mengajak semua masyarakat pengguna media sosial, instant messaging, maupun video file sharing untuk senantiasa menjaga dunia maya Indonesia. Digunakan untuk hal-hal yang positif," ujar Rudiantara dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/5).

Adapun alasan pemerintah membuka akses ke media sosial karena situasi pasca kerusuhan 22 Mei sudah kondusif. Sehingga akses fitur video maupun gambar bisa difungsikan kembali.

"Situasi pasca-kerusuhan sudah kondusif," tutur Rudiantara. "Sehingga pembatasan akses fitur video dan gambar pada media sosial dan instant messaging difungsikan kembali."

Sebelumnya, sejumlah pengguna mengeluhkan masalah terkait akses ke media sosial. Tak hanya itu, masyarakat juga sempat dibuat resah ketika aplikasi WhatsApp tidak mampu mengunduh ataupun mengunggah gambar.

You can share this post!

Related Posts
Loading...