Gubernur Jabar Ridwan Kamil Sesalkan Demo di Cianjur Berujung Pada Polisi Terbakar Hidup-Hidup
Nasional

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut juga mengucapkan belasungkawa dan mendoakan kesembuhan para anggota polisi yang mengalami luka bakar itu.

WowKeren - Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Pendopo Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis (15/8) diketahui berakhir ricuh. 3 anggota polisi justru terbakar hidup-hidup kala hendak memadamkan api yang digunakan mahasiswa untuk membakar ban.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, lantas menyayangkan insiden tersebut. Gubernur yang akrab disapa Kang Emil tersebut juga mengucapkan belasungkawa dan mendoakan kesembuhan para anggota polisi itu.


"Saya sangat menyesalkan kejadian di Cianjur. Sebuah unjuk aspirasi, unjuk rasa, berakhir tidak baik," tutur Kang Emil pada Jumat (16/8). "Saya kira di Indonesia kita pahami hak berserikat, berkumpul, mengeluarkan pendapat, itu dilindungi. Tapi, harus ingat, kita punya adab, yaitu adab Pancasila."

Oleh sebab itu, Kang Emil mengimbau pada semua pihak untuk menyampaikan pendapat dengan cara yang baik dan sesuai regulasi yang ada. Dengan demikian, pesan yang hendak disampaikan bisa diterima dengan baik.

Tak hanya itu, Kang Emil juga berharap agar insiden pengamanan demo di Cianjur bisa menjadi pembelajaran. Ia meminta agar insiden serupa tak sampai terjadi kembali.

"Harus jadi pelajaran agar pesan dapat diterima, harus disampaikan dengan cara baik," jelas Kang Emil. "Mudah-mudahan tidak terulang lagi, yang menjadi pembelajaran bersama."

Sementara itu, Plt. Kabiro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Jabar, Nanin Hayani Adam, menyebut para petugas polisi yang terbakar itu sebagai pahlawan karena telah berkorban bagi Indonesia. Dengan demikian, Nanin mengajak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi dengan bijak.

"Semua masyarakat mempunyai hak untuk mengeluarkan aspirasi. Tapi, ada koridor yang harus tetap dipijak," terang Kang Emil. "Karena, bagaimanapun, tindak kekerasan tidak bisa dibenarkan."

Sebelumnya, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cianjur bernama Aiptu Erwin, Bripda Yudi Muslim, dan Bripda FA Simbolon dari Sabhara Polres Cianjur tersambar api kala hendak memadamkan api yang digunakan mahasiswa untuk membakar ban. Akibat insiden tersebut, Aiptu Erwin yang diduga dilempari bensin oleh orang tak bertanggung jawab menderita luka bakar 80 persen di sekujur tubuh.

You can share this post!

Related Posts
Loading...