Pemberian hadiah tersebut akan bergantung pada masa kerja masing-masing karyawan. Samsung Galaxy 10+ akan diberikan pada karyawan dengan masa kerja lebih dari 10 tahun.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 07 Oktober 2019 - 12:08 WIB
WowKeren - Perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, akan segera menutup pabrik mereka yang ada di Guangdong, Tiongkok. Adapun pabrik tersebut merupakan pabrik terakhir Samsung di negara tirai bambu.
Sebelumnya, Samsung memiliki tiga pabrik yang beroperasi di Tiongkok yang terletak di Shenzhen, Tianjin, dan Huizhou. Namun, dua pabrik yang ada di Shenzehn dan Tianjin sudah tutup terlebih dahulu sejak 2018 lalu sehingga hanya tinggal Huizhou di Guangdong saja yang masih beroperasi.
Selain memberikan pesangon, Samsung juga akan membagikan ponsel ke para karyawan mereka. Untuk karyawan yang bekerja lebih dari 10 tahun akan mendapat Galaxy S10+ dan arloji. Sedangkan untuk karyawan dengan masa kerja kurang dari 10 tahun akan mendapat Galaxy A80.
Sebelumnya, Samsung telah memangkas jumlah produksi ponsel di pabrik manufaktur mereka di Huizhou itu. Hal itu merupakan imbas dari daya saing yang kian melemah terhadap produk lokal.
Dilansir dari kantor berita Korea Selatan, Chosun, masyarakat Tiongkok lebih banyak membeli produk lokal karena lebih murah. Tak sedikit juga dari mereka yang memilih untuk membeli ponsel kelas atas seperti Apple.
"Di Tiongkok, masyarakat membeli smartphone lokal yang lebih murah dan ponsel kelas atas seperti Apple," kata seorang analisis dari Cape Investement & Securities. "Sehingga perusahaan menilai hanya memiliki sedikit harapan untuk menghidupkan kembali saham Samsung."
Meski demikian, Samsung masih akan terus memproduksi ponsel di India dan Vietnam. Sementara itu, lembaga pemeringkat Fitch melaporkan bahwa Samsung akan memperoleh angin segar di tengah perang antara Huawei dan Amerika Serikat.
Dilansir dari Sam Mobile, penjualan produk Huawei yang menurun diprediksi bisa membuat konsumen beralih dari merek asal negeri tirai bambu tersebut, khususnya bagi mereka yang terbiasa dengan sistem operasi Android. "Konsumen yang terbiasa dengan sistem operasi Android cenderung mempertimbangkan untuk membeli merek ponsel pintar selain Huawei," ujar Fitch.
Meski demikian, masih belum pasti apakah Samsung nantinya akan kembali membuka pabriknya di Tiongkok. Yang jelas saat ini, Samsung akan memfokuskan perusahaannya yang ada di negara lain.
(wk/zodi)