Tuai Kontroversi Usai Jadi Ketua KPK, Irjen Firli Kini Dilirik Jadi Kapolri
Nasional
Polemik Pimpinan KPK

Terpilihnya Firli Bahuri sebagai Ketua KPK 2019-2023 diketahui menuai pro dan kontra. Belum selesai kontroversi itu, kini Firli disebut-sebut bisa menggantikan Tito Karnavian sebagai Kapolri.

WowKeren - Kontroversi tampaknya terus mengiringi sosok Irjen Pol Firli Bahuri. Kapolda Sumatera Selatan ini diketahui baru saja terpilih menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk masa bakti 2019-2023.

Terpilihnya sang jenderal bintang dua pun tak lepas dari pro dan kontra. Banyak pihak menyayangkan terpilihnya Firli lantaran sosoknya dianggap bermasalah dan pernah melakukan pelanggaran kode etik sewaktu masih menjabat di KPK.


Kini muncul lagi isu baru soal jabatan tinggi yang mungkin diemban oleh Firli. Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) baru-baru ini menyebut Firli berpotensi dipilih menjadi Kapolri.

Koordinator PMPHI, Gandi Parapat menyebut Firli berpeluang besar menggantikan Tito dengan alasan regenerasi. Selain itu, rekam jejak Firli sebagai pemimpin pun dianggap sudah teruji.

"Pengangkatan Firli pun jika dipilih Presiden, tidak akan melanggar undang-undang," ujar Gandi di Medan, Sumatera Utara, Senin (7/10). "Sebab meski nanti terpilih jadi Ketua KPK, namun yang bersangkutan masih aktif di Polri."

Lebih lanjut, menurut Gandi, Firli sudah dikenal sebagai pemimpin dengan banyak pengalaman namun humanis. Firli pun diakui teruji oleh Komisi III DPR RI saat mengikuti proses seleksi pimpinan KPK.

"Jenderal Firli merupakan jawaban untuk menghentikan segala bentuk manuver dari pihak tertentu, yang patut dicurigai menginginkan adanya pergantian Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian," jelasnya, dilansir dari Sindo News Sumut, Selasa (8/10). "Presiden juga mempunyai hak prerogatif jika tetap mempertahankan Tito Karnavian."

Bahkan menurut Gandi, pemilihan Firli sebagai Kapolri bisa berpotensi memperbaiki citra korps bhayangkara ke depannya. Namun demikian, posisi Tito ke depan masih belum dipastikan kendati isu pergantian pimpinan Polri semakin menguat belakangan ini.

Menurutnya wajar apabila Tito hendak diganti dalam waktu dekat. Namun bukan karena gagal memimpin Polri, sebab mantan Kapolda Metro Jaya itu dinilai berhasil terutama dalam memberantas terorisme. Tito murni digantikan demi alasan regenerasi, walau masa pensiun sang jenderal masih lama.

"Dengan memilih Jenderal Firli maka akan mendinginkan situasi yang sempat memanas atas tuntutan dikeluarkannya Perppu," tuturnya. "Firli juga dapat menguatkan Polri dalam agenda pemberantasan korupsi di Tanah Air. Citra Polri akan semakin baik ke depannya."

You can share this post!

Related Posts
Loading...