Bendahara Umum DPP Partai Golkar Robert J. Kardinal menyayangkan pihak penyelenggara yang meletakkan absensi meja yang ada di luar gerbang. Menurutnya, hal itu keterlaluan.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 05 November 2019 - 20:52 WIB
WowKeren - DPP Partai Golongan Karya dijadwalkan akan menggelar rapat pleno untuk persiapan munas pada Selasa (5/11) malam. Puluhan kader Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) pun berjaga di markas DPP yang berlokasi di Jalan Anggrek Neli yang akan menjadi lokasi rapat pleno.
Namun, ada yang tidak biasa dalam persiapan tersebut. Di depan gerbang, sudah terjajar meja yang berisi absensi pengurus yang akan menghadiri pleno. Biasanya, absensi akan dilakukan dalam ruangan yang menjadi lokasi pleno.
Tak ayal, persiapan absensi tersebut menuai protes dari Bendahara Umum Golkar Robert J Kardinal. Diketahui, Robert merupakan kader yang berada di barisan kubu Bambang Soesatyo. Baginya, absensi yang diletakkan di luar baru terjadi pertama kali ini dalam sejarah rapat pleno Partai Golkar.
"Rapat Pleno pertama setelah setahun lebih tidak pernah ada rapat pleno," kata Robert, Selasa (5/11). "Dan baru kali ini dalam sejarah partai Golkar absen pengurus pleno Partai Golkar dilakukan di luar pagar gerbang halaman kantor partai."
Menurutnya, peletakan absensi di luar adalah hal yang keterlaluan. "Benar-benar sudah keterlaluan, masa pengurus partai diperlakukan seperti buruh pabrik, terlalu," tegas Robert.
Kritik juga datang dari Wakorbid Kepartaian Golkar Darul Siska. Darul menyoroti penempatan meja absen untuk para kader yang menurutnya seperti sedang menghadapi musuh.
"Jadi yang harus dilakukan dalam rapat itu adalah adu argumentasi," tegas Darul dilansir dari Detik, Selasa (5/11). "Bukan dibuat suasananya seperti menghadapi musuh. Jadi tidak perlulah berlebihan melakukan pengamanan. Toh ini rapat biasa saja."
(wk/zodi)