'Produce 48' Dimanipulasi, Fans IZ*ONE Asal Jepang Berikan Dukungan dan Kritik Budaya Korea
TV
Manipulasi Voting Seri Produce

Setelah PD Ahn Joon Young mengaku memanipulasi hasil voting 'Produce 48', fans asal Jepang pun memberikan dukungan pada IZ*ONE. Mereka juga memberikan kritik tajam pada budaya Korea seperti ini.

WowKeren - Kontroversi manipulasi voting seri "Produce" kini semakin memanas. Pasalnya media setempat melaporkan jika PD Ahn Joon Young mengaku telah memanipulasi hasil voting "Produce 48" dan "Produce X 101".

Berdasarkan laporan SBS, selama penyelidikan polisi Ahn Joon Young mengaku telah menerima beragam gratifikasi dari berbagai agensi sejak pertengahan tahun 2018. Terhitung sudah 40 kali Ahn Joon Young menerima hiburan di sebuah perusahaan hiburan dewasa dan dibayar oleh agensi yang bersangkutan. Untuk hiburan ini jumlah uang yang dihabiskan mencapai lebih dari 100 juta won (sekitar Rp 1,2 miliar).


Berita ini sendiri sukses menyedot perhatian fans K-Pop di hampir seluruh dunia, tak terkecuali fans IZ*ONE asal Jepang. Pasalnya "Produce 48" yang menghasilkan IZ*ONE merupakan kolaborasi antara "Produce 101" dengan AKB48 Jepang. Program ini diikuti oleh 96 trainee perempuan dari Korea dan Jepang.

Sehingga jika hasil voting "Produce 48" dimanipulasi, maka dapat dipastikan jika ada member yang seharusnya tidak debut bersama IZ*ONE. Tidak hanya itu, tanggapan fans Jepang juga disebabkan karena ada beberapa member IZ*ONE yang berasal dari Jepang, yakni Miyawaki Sakura, Yabuki Nako dan Honda Hitomi.

Menanggapi kontroversi ini fans IZ*ONE asal Jepang menunjukkan reaksi yang beragam. Di satu sisi, netizen mengkritik budaya Korea sebagai alasan kenapa insiden seperti ini terjadi. Di sisi lain, mereka juga berharap agar insiden ini tidak mempengaruhi perjalanan karier IZ*ONE.

Fans IZ

Koreaboo

"Ini tidak mengherankan karena seluruh bangsa dibuat-buat. Sejarah, budaya dan variasi mereka semuanya dibuat-buat. Apakah ada sesuatu yang tidak (dibuat-buat)? Produksinya ('Produce') adalah budaya Korea. Bagaimana bisa ada yang menyangkal hal itu?" kata seorang netizen.

"Ini tidak mengejutkan, tapi ku harap upaya IZ*ONE tidak sia-sia. Aku harap anggota AKB48 menyadari bahwa Korea bukan masalah besar. Tidak heran karena orang Korea adalah tentang fabrikasi. Tapi anggota IZ*ONE tidak melakukan kesalahan karena semua yang mereka lakukan adalah kerja keras. (Ini) Hanya (kesalahan) orang-orang di sekitar mereka. Sepertinya sebagian besar hiburan Korea seperti itu, tapi aku harap mereka tidak mengecewakan anggota yang tidak bersalah," ujar netizen yang lain.

Sementara itu, ada banyak sekali netizen Korea yang menuntut pembubaran IZ*ONE dan X1. X1 sendiri saat ini masih disibukkan dengan kegiatan promosinya sebagai grup. Di sisi lain, IZ*ONE juga diketahui akan segera comeback dengan album bertajuk "BLOOM*IZ". Namun buntut dari skandal ini membuat IZ*ONE terpaksa menunda showcase comeback-nya.

You can share this post!

Related Posts
Loading...