Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan Garuda Indonesia soal pentingnya konsep kepuasan pelanggan alias customer satisfaction usai insiden itu terjadi.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 07 Januari 2020 - 14:35 WIB
WowKeren - Maskapai Garuda Indonesia lagi-lagi terlibat isu yang kurang menyenangkan. Seorang pilot Garuda Indonesia diduga telah memerintahkan petugas untuk menahan penumpang kelas bisnis bernama Jessica.
Insiden ini pun telah sampai ke telinga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sang Menteri mengaku telah memberikan teguran kepada maskapai pelat merah tersebut.
Lebih lanjut, Budi Karya juga mengingatkan Garuda Indonesia soal konsep kepuasan pelanggan alias customer satisfaction. Menurut Budi Karya, hal tersebut tidak boleh luput diterapkan kepada penumpang.
"Kami sudah memberikan peringatan kepada Garuda," tegas Budi Karya di Kanto Wakil Presiden pada Selasa (7/1) hari ini. "Kami sebagai regulator minta kepada para operator mempersiapkan tim-tim yang punya dasar customer satisfication yang bagus, karena pelayanan tidak bisa dipisahkan dengan syarat-syarat bagi layanan."
Selain itu, Budi Karya juga menjelaskan bahwa dunia penerbangan merupakan ujung tombak dari industri pariwisata. Oleh sebab itu, kepuasan pelanggan menjadi hal yang sangat penting. "Apalagi memang bandara, pesawat, penerbangan itu ujung tombak dari wisata, jadi kalau operator tidak siapkan customer satisfication, ini akan bermasalah," tutur Budi Karya.
Budi Karya sendiri juga menyampaikan apresiasinya kepada Garuda yang telah menyampaikan permintaan maaf terhadap penumpang tersebut. Ia juga berharap agar insiden ini dapat diselesaikan dengan damai.
"Saya apresiasi Garuda sudah minta maaf secara terbuka kepada klien," ujar Budi Karya. "Jadi saya harapkan Garuda melakukan suatu islah dengan customer ini, dan jadikan ini suatu pelajaran yang mahal dan tidak boleh terjadi hal-hal seperti ini."
Sebelumnya, pihak Garuda Indonesia telah buka suara soal insiden ini. Plt Direktur Utama Garuda Indonesia, Fuad Rizal, berjanji akan melakukan investigasi soal kasus tersebut. Terutama terkait sikap sang pilot, apakah telah melampaui kewenangan ketika bertugas atau tidak.
"Saat ini Garuda Indonesia sedang melakukan investigasi atas pilot dimaksud," kata Fuad, Senin (6/1). "Untuk mengetahui lebih lanjut dugaan apakah yang bersangkutan telah melampaui kewenangannya ketika bertugas atau telah bekerja sesuai prosedur."
(wk/Bert)