Imbas Corona Di Indonesia, Kapolri Siap Tindak Tegas Penyebar Hoaks
Nasional
Wabah Virus Corona

Imbas virus corona masuk ke Indonesia, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis menyatakan akan menindak tegas penyebar hoaks covid-19.

WowKeren - Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto telah mengumumkan kasus pertama virus corona yang telah masuk ke Indonesia. Masuknya virus corona ke Indonesia tentunya telah membuat khawatir hingga panik masyarakat Tananh Air.

Tidak ingin terjadi kepanikan yang meningkat, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Idham Azis menyatakan akan menindak tegas penyebar-penyebar berita bohong (hoaks) seputar virus corona. Kapolri Idham Azis telah memerintahkan jajarannya untuk lebih peka terhadap munculnya berita-berita hoaks corona yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pak Kapolri sudah bilang ke jajaran untuk berantas hoaks," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, seperti dilansir oleh Detik, Senin (2/3). "Jika terbukti secara hukum ada orang menyebar hoaks, kita tegakkan hukum."


Iqbal lantas mengingatkan masyarakat yang ikut menyebar hoaks seputar corona untuk lebih mengedepankan rasa empati sehingga tidak merugikan masyarakat. Selain itu, Iqbal juga mengharapkan agar masyarakat selalu tetap tenang menghadapi virus corona dan mempercayakan penanganan penyakit tersebut kepada pemerintah.

"Ya pasti akan banyak hoaks terkait corona. Makanya harus mengedepankan rasa empati, jangan malah memanfaatkan dengan tindakan tidak terpuji," ujar Iqbal. "Masyarakat dimohon tenang, jaga kesehatan dan percayakan penanganan virus ini pada pemerintah."

Selain membahas berita hoaks, Polri juga telah menyiapkan tenaga medis yang disiagakan untuk membantu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam mengatasi wabah virus corona. "Kami siap dan sudah bergabung dengan Dinkes (Dinask Kesehatan)," pungkas Iqbal.

Sebelumnya, virus corona dilaporkan telah masuk ke Indonesia setelah menyerang dua warga Depok, Jawa Barat. Kedua warga yang terkena virus corona tersebut diketahui merupakan seorang ibu berusia 64 tahun dan putrinya yang berusia 31 tahun. Keduanya sempat melakukan kontak dengan warga negara Jepang yang sebelumnya terdeteksi positif corona setibanya di Malaysia.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts