Pangeran Charles Selesai Jalani Masa Isolasi Usai Dikonfirmasi Positif Corona
Getty Images
Dunia
Pandemi Virus Corona

Usai dinyatakan positif corona, Pangeran Charles memang berada dalam karantina di Istana Balmoral, Skotlandia Timur. Tim dokter Kerajaan menyebut bahwa sang Prince of Wales tertular pada 13 Maret lalu.

WowKeren - Berita soal Prince of Wales, Pangeran Charles, yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona (COVID-19) memang masih mengejutkan banyak pihak. Apalagi mengingat status ayah Pangeran William dan Pangeran Harry tersebut sebagai bagian dari anggota keluarga Kerajaan Inggris.

Dalam pengumuman yang dibagikan pihak Istana, disebutkan bahwa Pangeran berusia 71 tahun itu segera menjalani tes setelah mengalami gejala ringan. "Prince of Wales telah menjalani tes dan positif terinfeksi virus Corona," demikian pernyataan resmi dari Kerajaan. "Dia menunjukkan gejala ringan namun dalam kondisi sehat dan bekerja di rumah selama beberapa hari terakhir seperti biasanya."

Pangeran Charles sendiri langsung menjalani isolasi di Skotlandia. Sedangkan sang istri, Camilla, juga ikut menjalani isolasi meskipun hasil tes COVID-19 sang Duchess of Cornwall dinyatakan negatif.

"Camila, Duchess of Cornwall, juga menjalani tes tapi dia dinyatakan negatif," kata pihak Clarence House. "Pangeran dan Duchess masih menjalani isolasi di rumah di Skotlandia."


Kini, laporan terbaru menyebut bahwa Pangeran Charles sudah melewati masa karantinanya. Pihak Clarence House menyatakan bahwa Prince of Wales tersebut tak lagi dikarantina setelah gejala yang dialaminya menurun. Mereka juga mengatakan bahwa Charles sekarang dalam kondisi sehat.

"Setelah berkonsultasi dengan dokter, Clarence House mengkonfirmasikan Pangeran Wales sekarang berada di luar isolasi diri," ungkap pihak Istana dalam sebuah pernyataan.

Selama beberapa waktu terakhir usai dinyatakan positif corona, Pangeran Charles memang berada dalam karantina di Istana Balmoral, Skotlandia Timur. Tim dokter Kerajaan menyebut bahwa sang Prince of Wales tertular pada 13 Maret lalu, meskipun hingga kini belum diketahui dari mana ia mendapatkan virus tersebut.

Terlepas dari hal tersebut, Inggris sendiri memang terus mengalami jumlah kenaikan kasus positif corona yang signifikan. Hingga kini, tercatat ada 22,141 kasus positif corona, di mana 1,408 pasien meninggal dan 135 di antaranya dinyatakan sembuh.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts