Kendaraan rombongan WHO yang membawa sampel corona diserang di Myanmar. Penyerangan tersebut memakan satu korban jiwa yaitu sang sopir dan seorang pejabat yang mengalami luka parah.
- Nidya Putri
- Kamis, 23 April 2020 - 10:24 WIB
WowKeren - Sebuah mobil rombongan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang membawa sampel uji virus corona diserang di Myanmar. Penyerangan tersebut menyebabkan pengemudi mobil tersebut tewas dan seorang pejabat pemerintah yang mengalami luka parah.
WHO mengonfirmasi bahwa sopir bernama Pyae Sone Win Maung meninggal karena luka-luka setelah insiden yang terjadi Senin di kota Minbya di negara bagian barat laut Rakhine.
Dilansir CNN, Kamis (23/4), sebelum terjadi kecelakaan, kendaraan yang dikendarai oleh rombongan WHO itu sempat ditembaki. "WHO sangat sedih atas kematian personelnya dalam insiden pengamanan di distrik di Rakhine, Myanmar," demikian isi pernyataan WHO.
Direktur WHO untuk wilayah Asia Tenggara, Poonam Khetrapal Singh, mengutuk "semua jenis kekerasan fisik, verbal maupun kekerasan psikologis terhadap tenaga kesehatan."
"Insiden ini sekali lagi menyoroti kesulitan ekstrem yang dihadapi oleh para pejuang corona kami - dokter kami, perawat, pekerja kesehatan lainnya - terutama yang bekerja di bidang keamanan yang sulit dijangkau karena mereka terus memberikan kontribusi terbaik untuk menyelamatkan hidup," ujar Poonam.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guteres, melalui juru bicaranya menyatakan mengutuk serangan tersebut. "Sekretaris Jenderal (PBB) berbela sungkawa untuk keluarga almarhum dan berharap yang terluka bisa segera pulih," ujarnya. "Ia menyerukan penyelidikan penuh dan investigasi yang transparan atas insiden itu agar pelaku diadili."
Sebelumnya diketahui, terdapat enam virus corona jenis baru ditemukan oleh para peneliti saat melakukan survei di Myanmar melalui program PREDICT. Program yang didanai pemerintah ini dilakukan untuk mengidentifikasi penyakit menular yang berpotensi ditularkan dari hewan ke manusia atau zoonosis.
(wk/nidy)