Batik Air baru-baru ini dikabarkan berhasil membawa pulang sekitar 8,5 ton obat-obatan untuk mengatasi virus Corona dari Tiongkok. Hal ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan maskapai.
- Elvariza Opita
- Kamis, 23 April 2020 - 11:01 WIB
WowKeren - Masalah wabah virus Corona memang tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat sipil sampai golongan swasta juga harus ikut berkontribusi dalam mengatasi pandemi yang ada.
Salah satunya dibuktikan lewat misi kemanusiaan maskapai Batik Air. Maskapai yang bergabung dalam Lion Group ini dilaporkan baru saja berhasil membawa pulang obat-obatan untuk COVID-19 dengan berat total mencapai 8,5 ton.
Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-8622 tersebut terbang dari Bandara Internasional Xiaoshan Hangzhou di provinsi Zhejiang, Tiongkok. Tujuannya adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Di dalam pesawat tersebut ada 17 awak pesawat serta total 1.293 box dengan berat 8.569 kg obat-obatan yang dibawa dari Tiongkok ke Indonesia. Seluruh kargo sudah menjalani pemeriksaan dan dikemas menurut standar keamanan yang berlaku.
"Penerbangan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah sejalan kelancaran distribusi kargo," ujar CEO Batik Air, Capt. Achmad Luthfie, dalam keterangannya, Rabu (22/4). "Membantu misi kemanusiaan di tengah pandemi wabah corona virus disease (COVID-19)."
Penerbangan pesawat Airbus 320-200 itu mengudara dari Soekarno-Hatta pukul 15.00 waktu setempat (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dan tiba di Hangzhau pukul 22.35 waktu setempat (China Standard Time, GMT+ 08).
Penerbangan kembali dari Hangzhou nomor ID-8623 pukul 00.35 waktu setempat dan mendarat di Soekarno-Hatta pada 06.10 waktu setempat. Penerbangan dioperasikan sesuai standar operasional prosedur dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan.
Batik Air menyebut operasional ini sesuai surat edaran dari regulator yaitu Kementerian Perhubungan SE No. 17 Tahun 2020. Lewat surat tersebut, pesawat kategori layanan penumpang tetap diperbolehkan beroperasi untuk mengangkut kargo.
"Batik Air mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan pemerintah, pengelola bandara, pengatur lalu lintas udara, profesional awak pesawat, serta dukungan dari berbagai pihak," katanya, dilansir dari Detik Travel, Kamis (23/4). "Sehingga penerbangan dapat berjalan lancar."
Kiprah Batik Air di tengah wabah virus Corona memang cukup mentereng dan bolak-balik didengar publilk. Sebelumnya Batik Air juga menjadi maskapai yang ditunjuk pemerintah Indonesia untuk mengevakuasi ratusan WNI dari Kota Wuhan, Tiongkok ketika pertama kali wabah merebak.
(wk/elva)