Harvard Akhirnya Tolak Bantuan Dana Corona Usai Dikritik Trump Habis-Habisan
Bloomberg
SerbaSerbi

Trump sembat meminta Harvard mengembalikan bantuan dana sebesar USD 8,6 juta dari pemerintah. Ia menilai dana itu tak seharusnya diberikan pada Harvard yang disebutnya sebagai institusi terkaya di dunia.

WowKeren - Universitas Harvard akhirnya memutuskan untuk tidak menerima dana bantuan paket stimulus dalam rangka penanganan virus corona di Amerika, menyusul kritik yang dilayangkan oleh Presiden AS Donald Trump pada mereka.

Sebelumnya, salah satu universitas terbaik di dunia tersebut sempat menolak permintaan Trump untuk mengembalikan dana bantuan corona yang diberikan pada mereka. Namun pada Rabu (22/4) waktu setempat, Harvard mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka tak akan menggunakan dana bantuan tersebut.

"Harvard telah memutuskan untuk tidak mencari atau menerima dana yang dialokasikan kepadanya berdasarkan undang-undang," kata perwakilan Harvard dalam sebuah pernyataan, dikutip dari The Jakarta Post pada Kamis (23/4).

"Kami akan memberi tahu Departemen Pendidikan tentang keputusan kami dan mendorong departemen itu untuk bertindak cepat untuk merealokasi sumber daya yang sebelumnya dialokasikan ke Harvard," lanjutnya. Harvard juga menambahkan bahwa pihaknya "tetap berkomitmen penuh untuk menyediakan dukungan finansial yang telah dijanjikannya kepada para siswanya."

Sebelumnya, Harvard mengatakan menerima dana sebesar USD 8,6 juta melalui program bantuan pendidikan yang bagian dari paket stimulus ekonomi yang diloloskan pada akhir Maret lalu. Stimulus itu untuk membantu usaha kecil dan menengah menghadapi dampak ekonomi pandemi virus corona.


Stimulus itu memicu kontroversi, salah satunya karena banyak perusahaan besar yang menerima dana talangan pemerintah (bailout). Sementara usaha kecil yang paling terdampak krisis virus corona masih harus menunggu bantuan tersebut.

Pada Selasa (21/4), Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Harvard harus mengembalikan bantuan tersebut. Karena dana cadangan universitas yang kerap disebut sebagai universitas terbaik di dunia itu hampir mencapai USD 41 miliar.

"Harvard, kalian harus membayar kembali uang itu. Saya ingin Harvard mengembalikan uang itu, oke? Dan jika mereka tidak melakukan itu, maka kami akan melakukan sesuatu yang lain," kata Trump pada pidato hariannya tentang pandemi corona di Gedung Putih.

"Saya tidak suka sama sekali. Ini dimaksudkan untuk para pekerja. Ini tidak dimaksudkan untuk salah satu institusi terkaya di dunia," lanjut Presiden berusia 73 tahun tersebut.

Menanggapi kecaman Trump, Harvard lantas menerangkan dalam kicauannya di Twitter bahwa dana tersebut 100 persen akan dialihkan kepada mahasiswanya. "Harvard telah berkomitmen bahwa 100 persen dari dana pendidikan tinggi darurat ini akan digunakan untuk memberikan bantuan langsung kepada siswa yang membutuhkan bantuan keuangan karena pandemi COVID-19."

Namun setelah memancing banyak komentar beragam, Harvard akhirnya memutuskan untuk tak menerima dana tersebut. Bahkan dalam pernyataan terbaru, mereka dengan tegas menyatakan,"tidak mengajukan permohonan untuk bantuan ini, juga tidak meminta, menerima, atau mengakses dana ini".

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait