Netizen Korea Ngeluh Fans Internasional Banjiri Fancafe Resmi Artis SM dengan #BlackLivesMatter
Twitter/SJofficial
Selebriti

Sebuah postingan di situs Theqoo memuat pesan-pesan yang diposting fans internasional di fancafe resmi artis SM tentang rasisme yang dialami orang kulit hitam beserta tautan petisi dan donasi.

WowKeren - Saat ini perhatian seluruh dunia tertuju pada satu lagi kasus rasisme di Amerika di mana seorang warga kulit hitam dibunuh oleh seorang polisi kulit putih. Tagar #BlackLivesMatter pun trending di media sosial untuk menunjukkan protes mereka.

Para fans internasional rupanya juga ingin agar para idol K-Pop aware dengan tindak rasisme yang telah terjadi untuk waktu yang lama ini. Tak sedikit dari mereka yang membanjiri akun media sosial para idol dengan pesan-pesan awareness tentang hal tersebut.

Sebuah postingan di situs komunitas online Theqoo memuat pesan-pesan yang diposting fans internasional di fancafe resmi artis SM Entertainment. Sama seperti di media sosial, pesan-pesan ini berisi awareness tentang rasisme yang dialami orang kulit hitam beserta tautan petisi dan donasi.

Netizen yang mempublikasikan postingan menunjukkan rasa jengahnya menanggapi pesan-pesan tersebut. Menurutnya, para fans internasional yang bahkan bukan anggota membership resmi tak seharusnya men-spam fancafe resmi dengan pesan-pesan semacam itu.

Fancafe

Source: Theqoo

"Sekumpulan I-kecoak yang bahkan bukan anggota yang membayar men-spam dengan BLM. Kalau kalian bayar, di sebelah nickname kalian ada tulisan ACE-nya. Tolong berhenti," tulisnya. Postingan ini pun mendapat perhatian dari para netizen yang lain.

"Ini juga menggila di Weverse... Kami bilang pada mereka untuk berhenti mengunggah posting semacam ini tapi mereka mulai menghina keluarga kami..."


"Aku lebih suka mereka mendidik para selebriti itu tentang berhenti menggunakan rambut reggae dan hal-hal lain yang sesuai budaya daripada ini. Aku tahu ini adalah situasi yang menyedihkan, tapi tidak semua selebriti di luar negeri juga menyumbang. Aku merasa sumbangan harus datang dari diri mereka sendiri. Ini hampir seperti memaksa mereka untuk menyumbang."

"Mereka juga melakukan ini pada biasku. Sialan."

"Aku pergi ke Amerika dan setelah mengalami rasisme, aku bisa mengerti betapa menjengkelkannya negara itu. Aku tidak akan pernah tinggal di sana."

"Sangat aneh, apa mereka sendiri menyumbangkan?"

"Apa mereka menyumbang pada orang Asia ketika mereka bersikap rasis terhadap kita selama COVID-19?"

"Tolong berikan perhatian yang sama untuk Free Hongkong dan Free Tibet."

"Kenapa mereka melakukan ini pada idol Korea?"

(wk/dewi)

You can share this post!

Related Posts