Begini Cerita Ridwan Kamil Usai Resmi Disuntik Vaksin Corona Sinovac
Instagram/ridwankamil
Nasional
Vaksin COVID-19

Gubernur Jabar ini menjadi salah satu dari 1.620 relawan uji klinis vaksin COVID-19 yang disuntik pada Jumat (28/8) kemarin. Ridwan pun membeberkan perasaannya pasca disuntik vaksin.

WowKeren - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah resmi menjadi salah satu relawan uji klinis vaksin COVID-19 buatan Sinovac, Tiongkok. Ia mendapatkan injeksi vaksinnya pada Jumat (28/8) kemarin, bersama dengan sejumlah pejabat publik lain.

Ridwan pun tak ragu membeberkan bagaimana rasanya usai menerima suntikan vaksin tersebut. Rupanya sang gubernur mengaku merasakan pegal-pegal untuk waktu yang tak terlalu lama.

"Jadi setelah disuntik itu, testimoni saya ini agak pegal-pegal," ujar Ridwan dalam konferensi persnya, dikutip dari Kompas, Sabtu (29/8). "Ada rasa nyut-nyutan selama lima menit."

Ridwan lantas diminta untuk menunggu selama 30 menit untuk memeriksa apakah ada reaksi lain atau tidak. Dan setelahnya Ridwan kemudian menjalani pengecekan fisik dan suhu, baru diizinkan untuk meninggalkan Puskesmas Garuda tempatnya menjalani penyuntikan.

Mengingat tak ada detail yang dibeberkan oleh Ridwan, tampaknya tidak ditemui efek samping lainnya pasca sang gubernur disuntik vaksin COVID-19. Namun Ridwan dan seluruh relawan lain diminta untuk rutin mengisi laporan yang mengindikasikan kondisi kebugarannya.


Menurut Ridwan, ada 20 poin indikator yang mesti ia pantau setiap hari selama 2 pekan. Bila tak terjadi reaksi apapun, maka Ridwan dijadwalkan menjalani penyuntikan kedua 14 hari setelah Jumat (28/8) kemarin.

"Ada sekitar 9 potensi reaksi yang harus dilaporkan jika terjadi mulai gejala ringan sampai agak berat. Itu rutin diisi setiap hari," jelas Ridwan. "Dan nanti bertemu lagi 14 hari dari sekarang dan kami akan mendapatkan penyuntikan kedua karena memang tipe vaksin ini dosisnya harus dua kali."

Ridwan pun berharap agar masyarakat senantiasa mendoakannya dan para relawan agar semua proses berjalan lancar. Mudah-mudahan, imbuh Ridwan, tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan usai menjalani uji klinis ini.

Ridwan memang tak sendiri dalam menjalani uji klinis ini. Selain dirinya, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar Ade Adhyaksa juga turut menjadi relawan vaksin COVID-19.

"Itulah kenapa, kami, untuk mengurangi kekhawatiran, kami datang berempat. Jadinya Empat Sekawan, jadi semua saling mendoakan," pungkas Ridwan. "Kami mewakili militer, mewakili kepolisian, aparat hukum, dan saya dari wakil pemerintah dan ASN. Kita saling menguatkan."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts