PBB Dan Uni Eropa Kutuk Keras Serangan Keji Di Gereja Prancis
Reuters/Stephane Mahe
Dunia

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Uni Eropa langsung mengecam dan mengutuk keras peristiwa penyerangan gereja di Nice, Prancis yang dinilai sebagai tindakan keji.

WowKeren - Peristiwa penyerangan di gereja basilika Notre-Dame, Prancis pada Kamis (29/10) waktu setempat telah mendapatkan sorotan dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) langsung angkat berbicara terkait serangan yang menewaskan tiga orang warga Prancis tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres mengutuk keras penyerangan yang diwarnai dengan aksi pemenggalan dan penusukan itu. Ia menyebut serangan yang terjadi di pusat kota Nice sebagai tindakan keji. “Mengutuk keras serangan keji hari ini yang terjadi di Notre Dame Basilica di Nice,” kata Guterres lewat juru bicara Stephane Dujarric seperti dilansir dari AFP, Kamis (29/10).

Guterres juga turut menyampaikan duka cita yang mendalam bagi keluarga korban penyerangan. Dalam tanggapannya, ia juga memberikan pesan solidaritas kepada masyarakat Prancis atas penyerangan yang dinilai tragis tersebut.

Senada dengan PBB, Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara juga mengecam keras aksi terorisme. Pernyataan berupa kecaman ini disampaikan oleh Ketua Dewan Uni Eropa Charles Michel.


Michel menyebut para pimpinan negara yang tergabung dalam Uni Eropa sangat terkejut dengan serangan itu. Mereka semua juga memberikan dukungan penuh kepada Prancis untuk terus melawan aksi ekstremisme dan terorisme.

”Kami para pemimpin di Eropa terkejut dan sedih dengan serangan teroris di Prancis. Kami mengutuk serangan ini,” kata Michel. “Kami berdiri bersama dan teguh bersama dengan solidaritas kami terhadpa rakyat dan pemerintah Prancis untuk terus berjuang melawan terorisme dan ekstremisme.”

Dilansir dari Reuters, tiga orang dilaporkan tewas dalam serangan yang terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat ini. Berdasarkan laporan media setempat, pelaku membunuh tiga orang di dalam gereja dengan menggunakan pisau sebelum akhirnya bisa dilumpuhkan dan ditangkap oleh kepolisian.

Pelaku melakukan aksi penyerangan dengan menggorok leher seorang pengurus gereja yang sedang mempersiapkan misa. Tak sampai disitu, pelaku juga memenggal kepala seorang wanita lansia yang berada di dalam gereja dan melukai satu wanita lainnya.

Pria pengurus gereja dan wanita lansia tersebut dilaporkan langsung tewas di tempat. Sedangkan wanita yang terluka itu sempat melarikan diri ke kafe terdekat. Sayang, nyawa wanita itu tidak dapat tertolong akibat lukanya.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts