Ruben Onsu enggan memberi ampun pada pelaku yang sudah minta maaf karena membully Betrand Peto. Diketahui pelaku terseubut menyebut Betrand sebagai anak pungut.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Minggu, 06 Desember 2020 - 09:33 WIB
WowKeren - Ruben Onsu murka ada netizen yang kembali menghina Betrand Peto dengan sebutan anak pungut. Ia sudah mengunggah video pelaku bully Betrand tersebut dalam postingan Instagram. Ruben pun telah memperingatkan pelaku.
"Kan gue bilang. Gue mah kaga ada ampun," kata Ruben saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan pada Jumat (4/12) seperti dilansir dari Suara. "Sikat, sikat aja."
Bahkan Ruben tidak akan goyah meski pelaku tersebut telah meminta maaf kepadanya. "Kalau mau minta maaf, minta maaf sama Tuhan aja lah," sambungnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, pelaku bully Betrand memang sudah meminta maaf. Ia mengaku aksi itu dilakukan karena disuruh teman- temannya. Namun Ruben tak peduli dengan alasan tersebut.
"Kalau dia (pelaku) bilang disuruh ini, terserah," ujar Ruben. "Tapi masa lu disuruh teman lu terjun ke jurang lu mau? Terus teman lu makan batu, mau?”
Suami dari Sarwendah ini menduga aksi yang dilakukan pembully Betrand tersebut karena pengaruh lingkungan yang tidak baik. Ruben juga tak tahu pasti usia sang pelaku.
"Memang itu dia tidak pernah bergaul dengan lingkungan positif, jadi akhirnya, menganggap apa yang dikatakan itu keren aja," ucap Ruben. "Saya juga nggak tahu usia dia berapa, tapi sudah ngerokok."
Betrand sendiri belum mengetahui kejadian ini. Hanya saja Ruben memastikan akan memberikan pelajaran jera untuk pelaku.
"Karena anak saya tidak pernah bersosial media, jadi orang itu urusan sama bapaknya," jelas Ruben. "Nanti di kantor polisi aja."
Kakak dari Jordi Onsu ini berharap kejadian ini akan membuat orang yang ingin berpikir melakukan kejahatan bisa berpikir dua kali. Tentu saja ada risiko yang harus ditanggung serta dapat merugikan diri sendiri.
"Sebelum lo menghina orang lain, intropeksi diri dulu," tegas Ruben. "Kalau nggak mau disenggol jangan nyenggol orang. Giliran disenggol, minta dikasihani. Waktu bikinnya nggak mikir."
(wk/tria)