Keprihatinan Ruben Onsu Soal Kasus Cyber Bullying Yang Mayoritas Pelakunya Masih Anak-Anak
Selebriti

Ruben Onsu bicara soal tindakan cyber bullying yang kini semakin marak terjadi dan sempat menimpa putra-putrinya. Ruben mengaku ngeri dengan aksi bully di medsos yang mayoritas pelakunya masih anak-anak.

WowKeren - Sejumlah keluarga selebriti diketahui menjadi sasaran perundungan di media sosial atau cyber bullying. Bahkan anak-anak seleb yang masih di bawah umur pun tak lolos dari kritikan dan hujatan tak berdasar para haters. Ruben Onsu dan keluarganya adalah salah satu contoh nyata korban dari tindakan perundungan.

Dua anak Ruben, Betrand Peto dan Thalia Putri Onsu diketahui menjadi korban perundungan di media sosial. Bahkan tindakan tersebut juga ikut mempengaruhi kondisi psikis Betrand. Ruben pun dengan tegas mengambil jalur hukum perihal ini.

Ruben merasa tak paham kenapa keluarganya terus menjadi sasaran perundungan di medsos. "Nggak ngerti gue, bahan pembicaraannya kayak nggak ada yang lain gitu. Yang pasti kalau gue kan melewati segala proses, ya tunggu aja sih," ujar Ruben saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan dilansir dari Detik.com pada Sabtu (12/12).

Mengenai fenomena perundungan melalui media sosial, Ruben merasa masyarakat utamanya anak-anak belum siap dan paham soal konsekuensi yang ada. Bagi Ruben, sosial media bukan hanya sebatas membagikan momen pribadi saja.


Bahkan media sosial bisa digunakan secara luas untuk keperluan usaha dan dagang. Hal-hal seperti itulah yang menurut Ruben belum dipahami pengguna media sosial yang berada di usia anak-anak.

"Kalau gue bilang mereka bukannya nggak bijak, tapi mereka nggak siap untuk menggunakan sosial media. Padahal sosmed bisa digunakan buat dagang, buat berhubungan sosial (silaturahmi), dan ya segala hal yang positif lah. Banyak anak-anak yang nggak siap," jelas suami Sarwendah tersebut.

Belum lama ini Ruben Onsu juga mengaku sempat kembali menemukan video anak-anak yang menghina agama. Hal ini tampak sangat miris baginya. Ia merasa pengawasan orang tua harus ketat terhadap perilaku anak yang diduga menyimpang karena media sosial.

"Bahkan, kemarin baru dapat lagi gue video yang udah mainnya menghina agama sih. Itu ngeri banget sih. Jadi untuk para orang tua, (anaknya) patut dikawal ya untuk bersosial media. Karena bisa jadi bukan anak kita yang berulah, tapi dipancing-pancing akhirnya jadi (berbuat negatif). Tapi yang kita lihat kan yang itu ya, jadi kita nggak tau asal muasalnya. Jadi ya bijaklah bersosial media," tandas Ruben.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait