Nia Ramadhani Disebut Telat Mikir Alias Telmi Karena Kurang Zat Besi, Ini Kata Dokter
Instagram/ramadhaniabakrie
Selebriti

Asisten Nia Ramadhani, Theresa Wienathan, mengungkap kondisi dari majikannya itu yang fisiknya bermasalah. Pihak dokter pun buka suara terkait sejumlah efek samping dari kurangnya zat besi seperti yang dialami Nia.

WowKeren - Nia Ramadhani sempat jadi sorotan terkait penampilannya sebagai host acara awards. Rupanya, Nia dikritik gagal jadi host saat berpasangan dengan Raffi Ahmad.

Bukan cuma kalah ngomong, Nia juga mengeluhkan pandangan matanya kabur hingga tak bisa melihat artis atau tamu yang hadir di acara itu. Rupanya, ada alasan mengejutkan dibalik kondisi Nia tersebut.

Dalam tayangan "Nyonya Boss" awal Maret ini, asisten Nia, Theresa Wienathan, mengungkap kalau majikannya itu kekurangan zat besi. Karena itu, Nia jadi menderita sejumlah efek samping dari kekurangan zat besi tersebut.

"Jadi dia (Nia Ramadhani) itu kemarin pas waktu di Amerika sempat kontrol, check up. Nah dokter yang di Amerika itu sudah bilang kalau iron dia itu bermasalah. Iron dia itu benar-benar jauh di bawah dan saturasinya jelek banget," kata There. "Kalau menurut dokter di Amerika, kekurangan iron itu bisa menyebabkan dia itu, satu, cepat capek. Memang benar dia cepet capek dan ngos-ngosan. Dia memang orangnya nggak bisa diajak olahraga."


"Dua, bisa bikin dia tuh suka longkap-longkap, jadi tuh kayak mikirnya loading-nya suka agak lama gitu. Ketiga, itu kabur (pandangannya) saat melihat. Jadi selama ini dia pikir itu dia silinder, mungkin ada juga silinder. Ternyata si iron ini punya dampak yang besar dalam penglihatan," seru There. "Dia ngerasa kalau yang dilihat kabur itu nggak apa-apa. Masih normal-normal saja. Kan dia orangnya gitu, nggak pernah notice soal kesehatan dia sendiri."

Terkait masalah yang dialami oleh Nia, pakar gizi Primaya Hospital Tangerang dan RS Hermina Tangerang, dr Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K, membenarkan hal itu. Menurut dr Yohan, anemia (kekurangan sel darah merah) yang disebabkan karena kurangnya zat besi memang bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Pasalnya fungsi darah merah adalah untuk mengantarkan oksigen dan zat gizi ke seluruh tubuh.

"Gejalanya bisa telmi (telat mikir), sulit konsentrasi, sering lupa, blurry vision (penglihatan kabur), dan lain sebagainya," kata dr Yohan pada Kompas.com. "Kalau sudah mengganggu organ seperti gangguan penglihatan artinya cukup parah."

Dr Yohan lantas menyarankan sejumlah makanan yang bisa meningkatkan zat besi. Diantaranya daging merah, seafood, hati sapi atau hati ayam.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts