Pernah Dituding Taylor Swift Rampas Karyanya, Manajer Scooter Braun Buka Suara
Selebriti

Taylor Swift pernah mengklaim manajer kondang Justin Bieber, Ariana Grande hingga Demi Lovato yakni Scooter Braun telah melucuti sejumlah karyanya. Lantas seperti apa penjelasan Scooter Braun?

WowKeren - Perseteruan antara musisi Hollywood Taylor Swift dan manager kondang sejumlah penyanyi papan atas seperti Justin Bieber, Ariana Grande hingga Demi Lovato yakni Scooter Braun kembali dibuka di hadapan publik. Perseteruan Taylor dan Braun sempat menjadi kasus besar dalam sejarah permusikan Hollywood pada 2019 lalu.

Taylor mengklaim Braun telah melucuti bahkan merampas sejumlah karya masterpiece miliknya. Hal itu terjadi usai Braun dilaporkan telah membeli perusahaan label milik Scott Borchetta yakni Big Machine Label Group. Yang mana Big Machine Label Group merupakan label musik yang menaungi Taylor selama 2005 hingga 2018.

Taylor mengatakan sudah mengetahui jika pada akhirnya Big Machine Label Group yang membesarkan namanya akan dijual. Namun, yang membuat Taylor syok adalah saat mengetahui bahwa Braun lah yang membelinya.

Menurut laporan yang beredar, Taylor disebut pernah memiliki masalah dengan Braun. Sejumlah pihak lantas mengklaim jika Braun mencoba membalas dendam Taylor dengan melucuti sejumlah karya masterpiece-nya.


Taylor lantas menyebut Braun tak mengizinkannya untuk kembali membeli sejumlah karyanya yang telah dijual Big Machine Label Group. Taylor juga dikabarkan tak lagi bisa menggunakan karyanya untuk sesuatu yang dikehendakinya. Alhasil, Taylor mengklaim Braun telah merampas semua hak atas sejumlah karyanya.

Perjanjian jual beli Braun dengan Scott itu mencakup semua aspek bisnis Big Machine Label Record termasuk hak atas enam album masterpiece milik Taylor. Enam album yang dilaporkan itu yakni "Taylor Swift" (2006), "Fearless" (2008), "Speak Now" (2010), "Red" (2012), "1989" (2014), dan "Reputation" (2017).

Baru-baru ini, Braun perdana buka suara atas tudingan Taylor kepadanya itu. Hal itu disampaikan Braun dalam wawancara bersama bersama Variety pada Rabu (23/6).

Braun lantas mengaku sedih dengan sikap dan perlawanan Taylor kepadanya perihal sejumlah album miliknya. Braun juga mengaku beberapa kali telah meminta Taylor untuk berdiskusi dengannya, namun sayang mantan kekasih Harry Styles itu menolak.

"Saya menyesal dan itu membuat saya sedih bahwa Taylor bereaksi terhadap kesepakatan itu," terang Braun. "Semua yang terjadi sangat membingungkan dan tidak berdasarkan fakta. Aku tidak tahu cerita apa yang dia ceritakan. Saya memintanya untuk duduk bersama saya beberapa kali, tetapi dia menolak. Saya menawarkan untuk menjual katalognya kembali dan menggunakan NDA, tetapi timnya menolak."

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts