Penjelasan RSUD Kota Bekasi Soal Video Pasien Tidur di Parkiran Hingga Pikap
Nasional

Direktur RSUD dr Chasbullah Abdulmajid, Kota Bekasi, Kusnanto Said, lantas membenarkan bahwa video tersebut diambil di rumah sakitnya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (25/6) pagi.

WowKeren - Media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang menunjukkan petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap memeriksa pasien di atas mobil pikap. Beberapa pasien juga tampak berbaring di lahan parkir di depan tenda darurat BNPB, beberapa tampak duduk di kursi roda. Video itu disebut diambil di RSUD dr Chasbullah Abdulmajid, Kota Bekasi.

Direktur RSUD dr Chasbullah Abdulmajid, Kota Bekasi, Kusnanto Said, lantas membenarkan bahwa video tersebut diambil di rumah sakitnya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (25/6) pagi.

"Mereka datang, kondisinya sudah sangat kritis, kami hadir dong, tidak harus diturunkan di tempat," papar Kusnanto kepada awak media, Jumat. "Kami langsung sigap, petugas kami sigap untuk menangani langsung di mana pasien itu datang."

Menurut Kusnanto, total kapasitas tempat tidur pasien di RSUD Kota Bekasi kini berjumlah 365 tempat tidur, 30 di antaranya disediakan di tenda darurat. Meski demikian, pasien terus berdatangan hingga tak tertampung lagi baik di rumah sakit maupun di tenda darurat. Oleh sebab itu, ada beberapa pasien yang diperiksa di atas mobil pikap.


"Kapasitas bed yang kami sediakan di triase adalah 30 bed," ungkapnya. "Ternyata masyarakat yang hadir untuk meminta bantuan layanan ke rumah sakit ini makin banyak dan tidak mungkin kami tolak."

Pihak rumah sakit akhirnya kembali membuka ruangan dengan 45 tempat tidur untuk menampung pasien yang sangat banyak. Selain itu, satu lorong rumah sakit ditutup dan disediakan 15 tempat tidur di situ.

"Saya tutup satu lorong untuk penambahan bed triase, sebanyak 15 tempat tidur di lorong itu," terang Kusnanto. "Jadi mudah-mudahan mereka juga nyaman, petugas juga nyaman, petugas sehat selalu."

Selain itu, RSUD Kota Bekasi juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk merujuk pasien ke rumah sakit lain. Beberapa pasien bahkan dirujuk ke rumah sakit di Jakarta.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait