Ribuan Orang India Disuntik Vaksin COVID-19 Palsu, Berisi Larutan Garam Hingga Antibiotik
pixabay.com/nonmisvegliate
Dunia
Vaksin COVID-19

Modus penipuan dilakukan dengan memberi label palsu pada botol berisi antibiotik. Pejabat Kolkata mengatakan bahwa botol yang disita diberi label AstraZeneca Covishield.

WowKeren - Permintaan vaksin yang kian meningkat tak sejalan dengan jumlah yang masih dianggap kurang untuk bisa memenuhi kebutuhan. Namun siapa sangka jika animo masyarakat terhadap vaksin justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab? Seperti yang terjadi di India baru-baru ini.

Polisi India mengatakan pada Jumat (25/6) bahwa sekitar 2.000 orang di Mumbai telah disuntik dengan vaksin palsu COVID-19. Polisi mengatakan mereka mengira mereka sedang divaksinasi namun ternyata hanya disuntik dengan menggunakan larutan garam.

Terkait kasus ini, polisi telah menangkap sepuluh orang yang mana dua di antaranya termasuk dokter di sebuah rumah sakit swasta. Dalam keterangan persnya, polisi menyebut jika para penipu menargetkan penduduk kompleks perumahan kelas atas dalam satu kasus. "Kami (kemudian) menemukan bahwa ada delapan kamp lagi yang diorganisir oleh sindikat ini," kata Vishwas Patil, komisaris bersama untuk divisi hukum dan ketertiban.


Tak hanya di Mumbai, kasus serupa juga terjadi di Kolkata. Polisi di sana telah menangkap seorang pria yang dilaporkan menjalankan delapan kamp vaksinasi palsu. Pria itu menyamar sebagai pegawai negeri dengan gelar master di bidang genetika. Polisi mengatakan setidaknya 250 orang cacat dan transgender disuntik di satu tempat. Mereka memperkirakan total hampir 500 orang mungkin telah diberikan suntikan palsu di seluruh kota itu.

Modus penipuan dilakukan dengan memberikan label palsu pada botol berisi antibiotik. Pejabat Kolkata Atin Ghosh mengatakan kepada AFP bahwa botol yang disita diberi label AstraZeneca, yang di India disebut Covishield. Tak ayal, hal ini membuat mereka yang sudah disuntik panik.

"Ditemukan bahwa label Covishield menempel di label lain, yaitu Amikacin Sulphate 500 mg," katanya. "Antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran kemih, tulang, otak, paru-paru, dan darah."

Penipuan terbongkar usai seorang aktris sekaligus politisi Mimi Chakraborty curiga setelah menerima suntikan di salah satu kamp. Ia pun segera memberitahu polisi yang kemudian menyita kartu identitas palsu dari tersangka.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts