Dokumen rahasia dari Kementerian Pertahanan Inggris ditemukan di tumpukan basah di belakang halte bus Kent, Inggris selatan pada Selasa (22/6) pekan lalu.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 28 Juni 2021 - 14:47 WIB
WowKeren - Dokumen pertahanan militer negara adalah sesuatu yang penting apa lagi jika disebut rahasia. Tentu tak sembarang orang bisa mengaksesnya.
Namun apa jadinya jika dokumen militer rahasia justru ditemukan di tempat yang mudah dijamah? Seperti itu lah yang terjadi baru-baru ini. Dokumen rahasia dari Kementerian Pertahanan Inggris ditemukan di halte bus di Kent, Inggris selatan pada hari Selasa (22/6).
Dokumen tersebut berisi informasi terkait kapal angkatan laut HMS Defender yang memasuki perairan yang disengketakan di lepas pantai Krimea pada Rabu (23/6). Dokumen itu kemudian diserahkan kepada BBC.
Menurut BBC, dokumen yang terdiri 50 halaman tersebut ditemukan "di tumpukan basah di belakang halte bus pada Selasa (22/6). Dokumen itu memuat email dan presentasi PowerPoint dan reaksi potensial Rusia terhadap insiden tersebut.
Sedangkan penemunya adalah salah seorang anggota masyarakat. Juru bicara dari Kementerian Pertahanan pun buka suara mengenai hal ini. Mereka mengatakan bahwa penyelidikan tengah berlangsung. Sementara Partai Buruh menggambarkan penemuan ini memalukan sekaligus mengkhawatirkan bagi para menteri.
Sementara itu pada Rabu (23/6), pihak berwenang Rusia melaporkan mereka telah meluncurkan tembakan peringatan ke HMS Defender. Kapal itu terlihat memasuki perairan Rusia di Laut Hitam, di lepas pantai Krimea. Akan tetapi, laporan Rusia justru dibantah oleh Inggris. Mereka menegaskan kapal militer mereka "melakukan lintas damai melalui perairan teritorial Ukraina sesuai dengan hukum internasional."
BBC melaporkan dokumen itu menjabarkan tiga kemungkinan tanggapan Rusia mulai dari "aman dan profesional" hingga "tidak aman atau profesional." Selain itu, BBC juga tidak akan mempublikasikan informasi terkait dokumen itu mengingat sifatnya yang sensitif.
Mereka menilai informasi yang bocor bisa membahayakan posisi militer di Afghanistan. Hal ini mengingat dokumen bertuliskan "Rahasia: Hanya Mata Inggris" tersebut juga membahas potensi kehadiran militer di Afghanistan setelah NATO mengumumkan akan menghentikan operasi di wilayah itu.
(wk/zodi)