Nama robot buatan warga Jalan Tembok Gede III, Surabaya, Jawa Timur tersebut diambil dari COVID-19 Varian Delta yang belakangan meluas dan meresahkan warga.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 12 Agustus 2021 - 10:07 WIB
WowKeren - Warga Jalan Tembok Gede III di Kota Surabaya, Jawa Timur, sukses merakit "Robot Delta" yang bertugas menyemprotkan disinfektan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Nama robot tersebut diambil dari COVID-19 Varian Delta yang belakangan meluas dan meresahkan warga.
Inovasi warga Surabaya ini lantas mendapat sorotan dari media asing. Media Singapura Mothership membahas tentang warga kampung di Surabaya yang sukses mengubah alat elektronik bekas menjadi robot buatan rumah.
"Robot Delta terbuat dari, antara lain, penanak nasi, monitor komputer, dan mobil mainan," tulis artikel Mothership.
Media tersebut juga menjelaskan bahwa Robot Delta dapat dikendalikan dengan remot kontrol dan baterainya tahan hingga 12 jam. Selain menyemprot disinfektan, robot tersebut juga bisa mengantar makanan dan menghibur warga yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.
Media Reuters melaporkan bahwa Aseyanto, Ketua RT setempat yang memimpin proyek Robot Delta, menyatakan bahwa dirinya memutuskan memakai robot tersebut untuk pelayanan publik. "Seperti untuk menyemprotkan disinfektan, mengantarkan makanan dan memenuhi kebutuhan warga yang melakukan isolasi mandiri," tuturnya.
Di sisi lain, lingkungan Tembok Gede III selama ini memang dikenal sebagai Kampung Pintar. Sebelumnya, lingkungan ini telah menciptakan dua unit robot, hanya saja keduanya masih belum bisa bergerak jarak jauh dan hanya mengeluarkan suara imbauan.
Sementara itu, Robot Delta sudah bisa dioperasikan dari jarak jauh dan bergerak dalam radius 100 meter. Aseyan mengungkapkan bahwa Robot Delta dirakit dalam waktu sepekan dengan menggunakan barang-barang bekas pakai.
"Ya, setidaknya tiap malam bisa dioperasikan di kampung sebagai hiburan bagi warga," jelas Aseyan dikutip dari Antara News. "Harapannya dengan adanya tiga unit robot yang sudah kami buat bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke kampung ini."
(wk/Bert)