Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang dari Jakarta ke Surabaya, Jawa Timur. Pada saat kejadian, mobil yang ditumpangi berisi tiga orang.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 12 Agustus 2021 - 12:17 WIB
WowKeren - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Miftachul Akhyar mengalami kecelakaan di Jalan Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah, pada Kamis (12/8) pagi ini. Mobil yang ditumpangi Miftah dilaporkan menabrak bagian belakang truk.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudusy memaparkan kronologi kecelakaan tersebut. Awalnya, mobil Vellfire yang ditumpangi Miftah disalip oleh truk dari arah belakang.
Setelah itu, truk boks tersebut kembali ke lajur kiri dan mengerem mendadak di depan mobil Miftah. Akhirnya mobil Miftah pun menabrak bagian belakang truk tersebut.
"Truk boks nopol tidak dikenal mendahului kendaraan Toyota Vellfire S 1447 NT, kembali ke lajur kiri kemudian mengerem mendadak. Karena jarak dekat dan tidak dapat menghindar, kemudian Toyota Vellfire menabrak bagian belakang truk boks," papar Kombes Iqbal kepada detikcom. "Truk boks tersebut meninggalkan lokasi kejadian."
Kecelakaan ini membuat kendaraan Miftah mengalami kerusakan. Selain itu,
Pada saat kejadian, mobil tersebut berisi Miftah sendiri, satu orang putranya, dan seorang sopir. Mereka berada dalam perjalanan pulang dari Jakarta menuju ke Surabaya, Jawa Timur. Miftah pun telah dibawa ke RSUD Salatiga pasca kecelakaan tersebut.
"Alhamdulillah keterangan dari dokter yang menangani tidak ada luka serius, sudah dirontgen kemungkinan tidak ada fraktur tulang," ungkap Kombes Iqbal.
Ketua MUI Masduki Baidlowi turut memastikan bahwa Miftah berada dalam kondisi baik-baik saja. Namun sopir bernama Indra Maulana harus menjalani perawatan khusus karena terjepit.
"Kiai Miftah enggak kenapa-kenapa, tidak ada masalah. Hanya sedikit luka. Gus Zaki juga tidak apa-apa," ungkap Masduki kepada CNN Indonesia. "Indra sopirnya harus ada perawatan khusus karena kejepit."
Senada dengan Kombes Iqbal, Masduki juga menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi usai sopir mengerem mendadak di belakang truk. "Kejadiannya beliau mau pulang dari Jakarta ke Surabaya. Lewat darat. Mungkin jadi pengakuan sopirnya itu ngerem mendadak karena ada truk," pungkasnya.
(wk/Bert)