Negara Bagian Kerala menghadapi lonjakan kasus COVID-19 setelah menggelar Festival Onam pada Agustus 2021. Karena itulah India secara umum mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga COVID-19.
- Elvariza Opita
- Rabu, 08 September 2021 - 20:52 WIB
WowKeren - India benar-benar mengantisipasi gelombang ketiga COVID-19 setelah beberapa bulan lalu dihadapkan dengan "tsunami" wabah. Apalagi karena dalam beberapa bulan ke depan terdapat beberapa festival keagamaan besar yang sebelumnya juga menjadi cikal-bakal tsunami COVID-19.
Kini otoritas India memutuskan untuk melarang festival keagamaan besar yang akan dimulai pekan ini. Bahkan pemerintah Mumbai, kota perekonomian di India, mengklaim gelombang ketiga wabah sudah datang di daerah mereka dan harus segera dilakukan langkah antisipasi.
"Gelombang ketiga bukan akan datang. Gelombang ketiga sudah di sini," tegas Wali Kota Mumbai, Kishori Pednekar pada Selasa (7/9) waktu setempat.
Uddhav Thackeray selaku Kepala Menteri Maharashtra, negara bagian tempat Mumbai berada juga mengajak masyarakat untuk menerima larangan ini dengan lapang dada. "Kita masih bisa merayakan festival di masa depan. Sekarang mari kita prioritaskan kehidupan dan kesehatan masyarakat," ujar Uddhav.
Sebagai pengingat, tsunami COVID-19 yang terakhir kali dihadapi India menyebabkan setidaknya 200 ribu nyawa melayang. Sistem kesehatan India kala itu hampir lumpuh dan bantuan internasional, terutama dalam bentuk pasokan oksigen dan obat-obatan, mengalir deras ke Negeri Bollywood.
Gelombang kedua COVID-19 yang mematikan itu sendiri bermula dari ratusan ribu warga yang berendam bersama di Sungai Gangga untuk ritual keagamaan mereka. Kerumunan besar mempermudah penularan virus Corona, yang sejatinya kala itu belum benar-benar terkendali, dan berujung dengan tsunami serta memicu timbulnya varian Delta.
Sedangkan pada Jumat (10/9) mendatang, India juga akan memulai festival untuk umat Hindu yang bertajuk Ganesh Chaturthi. Festival keagamaan ini berlangsung selama 11 hari dan tentu saja dikhawatirkan akan memicu kembali ledakan kasus COVID-19 di India.
Larangan penyelenggaraan festival Ganesh Chaturthi ini juga dilakukan di beberapa negara bagian lain dan didasarkan pada lonjakan kasus COVID-19 yang dijumpai di Kerala. Lonjakan ini tercatat setelah penyelenggaraan Festival Onam pada bulan Agustus 2021 kemarin.
(wk/elva)