Sebelumnya Rodrigo Duterte sempat dikabarkan akan maju menjadi Cawapres berpasangan dengan putrinya, Sara Duterte-Carpio. Namun kini Presiden Duterte malah mengundurkan diri dari politik.
- Elvariza Opita
- Sabtu, 02 Oktober 2021 - 20:59 WIB
WowKeren - Keputusan mengejutkan datang dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Sebab Duterte, yang digadang-gadang akan mencalonkan diri sebagai Wakil Presiden pada Pemilihan Umum 2022 mendatang, kini malah memutuskan untuk mundur dari dunia politik.
"Hari ini, saya mengumumkan pengunduran diri dari politik," ujar Duterte di hadapan para awak media, Sabtu (2/10). Dengan demikian, rumor Duterte siap maju sebagai Calon Wapres untuk putrinya sendiri, Sara Duterte-Carpio pun otomatis gugur.
Terkait keputusan mengejutkannya ini, Duterte "menyalahkan" masyarakat Filipina. Sebab ia tak menutup mata terhadap "sentimen luar biasa" dari orang Filipina agar dirinya mundur dari dunia politik yang telah membesarkan namanya, termasuk membuatnya berhasil menjadi orang nomer satu di Filipina sejak 2016.
"Sentimen universal orang Filipina adalah bahwa saya tidak memenuhi syarat (untuk maju kembali). Bahwa saya melakukan pelanggaran konstitusi untuk menghindari hukum," kata Duterte. "Dan karena itulah saya akan mengindahkan keinginan Anda, walau bertahun-tahun lalu Anda juga yang membawa saya ke kursi kepresidenan."
Duterte menyampaikan pengumuman mengejutkannya ini ketika mengantarkan rekan sejawatnya yang hendak melaju sebagai Cawapres 2022, Senator Christopher Go. Badan Pemilu Filipina memang telah membuka pendaftaran calon mulai Kamis (1/10) kemarin, dengan legenda tinju Manny Pacquiao dilaporkan menjadi pendaftar pertama.
Pengunduran diri Duterte ini seketika menjadi buah bibir masyarakat. Sebab sebelumnya rencana Duterte untuk maju sebagai Cawapres diwarnai pro dan kontra, yang kemudian dikritik sebagai upaya pelanggaran konstitusi oleh para oposisi. Pasalnya presiden Filipina dibatasi dengan masa jabatan 6 tahun untuk sekali menjabat.
Dan pengunduran diri ini juga dicurigai sebagai upaya untuk "melapangkan jalan" putrinya yang kini menjadi Wali Kota Davao. Sara Duterte-Carpio, putri Presiden Duterte, memang sempat mengklaim tidak akan maju bersama sang ayah di Pemilu 2022 karena kesepakatannya hanya salah satu di antara mereka.
"Ini membawa jalan untuk Sara Duterte maju (sebagai Capres)," ungkap Profesor Hukum dan Politik di Universitas Ateneo de Manila, Antonio La Vina. Namun ia juga tidak bisa memastikan karena bisa saja Duterte malah akan menjadi tim sukses Christopher Go.
(wk/elva)