Dalam sebuah pernyataan, AS mendesak agar Beijing segera menghentikan paksaan militer terhadap Taiwan karena dikhawatirkan dapat mengancam perdamaian regional.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 04 Oktober 2021 - 14:59 WIB
WowKeren - Amerika Serikat menuduh Tiongkok telah melakukan tindakan militer "provokatif" pada hari Minggu (3/10). Tuduhan ini datang setelah Tiongkok dilaporkan menerbangkan puluhan pesawat militer di dekat wilayah udara Taiwan.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pada hari yang sama bahwa setidaknya 16 pesawat Tiongkok telah memasuki zona identifikasi pertahanan udara negara itu, atau ADIZ. Dua hari sebelumnya, Tiongkok juga telah terlihat menerbangkan hampir 80 pesawat terbang di daerah itu.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan AS sangat prihatin dengan langkah agresif Tiongkok tersebut. Dalam sebuah pernyataan, ia mendesak agar Beijing segera menghentikan paksaan militer terhadap Taiwan. Sebab, apa yang dilakukan oleh pemerintah Negeri Tirai Bambu tersebut dikhawatirkan dapat mengancam perdamaian regional.
"Amerika Serikat sangat prihatin dengan aktivitas militer provokatif Republik Rakyat Tiongkok di dekat Taiwan yang mengganggu stabilitas, berisiko salah perhitungan, dan merusak perdamaian dan stabilitas regional," kata Price. "Kami mendesak Beijing untuk menghentikan tekanan dan paksaan militer, diplomatik, dan ekonominya terhadap Taiwan."
Temuan hari Minggu itu terjadi setelah Taiwan mengatakan 39 pesawat Tiongkok telah memasuki ADIZ pada Sabtu. Sebanyak 25 pesawat tentara Tiongkok memasuki bagian barat daya dari zona identifikasi pertahanan udara diikuti oleh 13 pesawat yang terbang di area sama pada Jumat malam.
"Komitmen AS untuk Taiwan sangat kuat dan berkontribusi pada pemeliharaan perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan di dalam kawasan," tegas Price. "Kami akan terus berdiri bersama teman dan sekutu untuk memajukan kemakmuran, keamanan, dan nilai-nilai bersama kami dan memperdalam hubungan kami dengan Taiwan yang demokratis."
Taiwan menganggap negaranya sebagai negara berdaulat namun Tiongkok memandang pulau ini sebagai provinsi yang memisahkan diri sejak perang saudara pada tahun 1940-an. Kala itu, Tiongkok dan Taiwan terbagi, dan Taiwan telah sering mengeluh tentang perambahan Tiongkok di ADIZ pada tahun lalu.
(wk/zodi)