Jadi Satu-Satunya Wilayah PPKM Level 1 di Jawa-Bali, Bagaimana Situasi COVID-19 Kota Blitar?
Nasional
PPKM Darurat

Nantinya, implementasi PPKM Level 1 di Kota Blitar ini akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal. Lantas, bagaimana situasi pandemi COVID-19 di Kota Blitar?

WowKeren - Pemerintah melakukan uji coba penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 alias new normal di Kota Blitar, Jawa Timur. Pasalnya, Kota Blitar dinilai telah memenuhi syarat indikator WHO dan target vaksinasi COVID-19.

Nantinya, implementasi PPKM Level 1 di Kota Blitar ini akan mendekati aktivitas kehidupan masyarakat yang normal. Lantas, bagaimana situasi pandemi COVID-19 di Kota Blitar?

Melansir laporan yang diunggah Pemkot Blitar di akun media sosialnya, jumlah kasus konfirmasi COVID-19 mingguan pada periode 21-27 September 2021 mencapai 13 kasus. Angka ini telah turun menjadi sembilan kasus pada periode 28 September - 4 Oktober 2021.

Suatu wilayah dapat turun ke Level 1 jika memiliki angka kasus konfirmasi positif COVID-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Blitar per September 2020, jumlah penduduk di wilayah tersebut mencapai 149.149 jiwa. Dengan demikian, Kota Blitar telah memenuhi indikator penilaian daerah PPKM Level 1.


Sementara jika dilihat dari capaian vaksinasi COVID-19, Kota Blitar telah mencapai 97,29 persen dari sasaran vaksinasi dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua, capaian vaksinasi di Kota Blitar telah mencapai 62,54 persen.

Untuk kelompok lanjut usia (lansia), vaksinasi tahap pertama telah mencapai 66,27 persen. Sedangkan untuk dosis kedua mencapai 51,83 persen.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan telah menjelaskan syarat PPKM suatu wilayah bisa turun Level. Salah satunya adalah capaian vaksinasi COVID-19 yang akhirnya turut mempercepat tingkat kecepatan vaksinasi lansia.

"Syarat minimum cakupan vaksinasi lansia untuk penurunan Level PPKM dari 3 ke 2, dan 2 ke 1, yang diberlakukan sejak 13 September 2021 mampu meningkatkan kecepatan vaksinasi lansia di Jawa-Bali," tutur Luhut dalam konferensi pers pada Senin (4/10).

Luhut juga menjelaskan bahwa uji coba penerapan PPKM Level 1 dilakukan di Kota Blitar karena wilayah tersebut telah memenuhi syarat indikator WHO, dan target cakupan vaksinasi dosis 1 sebesar 70 persen dan dosis 1 lansia sebesar 60 persen. Menurut Luhut, pihaknya telah membentuk task force alias Satgas yang terdiri dari pakar dan ahli untuk tinggal di Blitar selama beberapa waktu dan memonitor penerapan PPKM Level 1.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts