Kini Jadi Komedian Legendaris, Indro Warkop Sempat Lolos Masuk Akpol Tapi Tak Direstui Ortu?
Instagram/indrowarkop_asli
Selebriti

Indro Warkop rupanya dulu punya mimpi yang besar untuk bekerja di bidang militer. Tapi Indro Warkop akhirnya harus menyerah pada mimpi tersebut karena sejumlah alasan.

WowKeren - Warkop DKI menjadi salah satu legenda dalam dunia komedi Tanah Air. Begitu pula dengan Indro Warkop yang kini menjadi living legend sebagai satu-satunya anggota Warkop DKI yang masih hidup. Sukses jadi seorang komedian papan atas, siapa sangka, Indro dulunya malah ngebet untuk menjadi tentara atau polisi.

Hal itu terungkap lewat cerita Indro saat menjadi narasumber di kanal YouTube milik Vincent Rompies dan Desta, Vindes. Indro pun bercerita bagaimana dirinya bisa berubah haluan ke komedi dari keinginan awal punya profesi berseragam tersebut. Padahal, kala itu Indro bahkan sudah lulus sejumlah seleksi untuk masuk Akpol.

"Jadi pas kelas 1 mau naik kelas 2, gue kan anak 'baek-baek' banget dulu SMA, jadi ada satu guru yang 'Kalau dia naik Paspal (jurusan khusus untuk masuk Akpol kala itu), gue keluar nih' gitu. Gue kan maunya tetep Paspal, gue mau ke Akabri, gitu kan," tutut Indro, Jumat (26/11.


Keinginan Indro untuk jadi polisi atau tentara tak lepas dari latar belakang keluarga besarnya. Ia menyebut 80 persen anggota keluarga besarnya berprofesi di bidang militer. Tapi rupanya keinginan itu tidak mendapat restu dari orangtua terutama sang ayah.

"Jadi babe selalu bikin diary. Babe gue kan salah satu kepala BIN lah kalau sekarang, DPKN dulu. Jadi sering pergi tapi dia selalu bikin di diary itu. Nah itu di situ gue baca, 'Jangan biarkan ( masuk militer), aku tahu banget Indro pengin masuk militer'. Begimana nggak kepingin militer, keluarga gue 80 persen militer," jelasnya.

Sempat nekat mengikuti sejumlah tes hingga lulus, Indro akhirnya merenyarah juga. Pasalnya, hal itu ketahuan oleh sang ibu. Seperti diketahui, sebelumnya mendiang ayah Indro sudah memberi wasiat agar Indro tidak berkarier di militer.

"Kan tadinya gue udah nggak berminat akhirnya masuk IPS. Pas 76 itu gue lulus dibuka pendaftaran dari IPS buat polisi, gue nyoba. Ya lulus-lulus terus, tapi ketahuan emak gue, 'Eits, balik lo' balik gue. Nggak boleh, kan usah dikasih tahu (surat/ diary dari ayah Indro) 'Jangan biarkan dia jadi militer', ada," pungkasnya.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts