Min Hee Jin sebelumnya disebut berhubungan erat dengan dukun hingga menyasar member BTS. Pihak ADOR menanggapi langkah HYBE membawa-bawa soal perdukunan ke dalam kisruh ini.
- Intan Maharani
- Kamis, 02 Mei 2024 - 10:58 WIB
WowKeren - Konflik antara Min Hee Jin dengan Bang Si Hyuk dan HYBE masih bergulir. Dalam keterang baru ADOR yang panjang, mereka juga menanggapi tuduhan bahwa CEO Min main dukun untuk menjatuhkan BTS dan meraih kesuksesan sendiri.
Pada Kamis (2/5/2024), ADOR merilis pernyataan panjang untuk menanggapi tuduhan-tuduhan yang dilayangkan pada HYBE. Di antara banyak jawaban, mereka mengangkat isu tentang CEO Min yang punya kenalan seorang dukun. Sebelumnya, CEO Min terungkap pernah membawa nama BTS di depan dukun untuk “menyingkirkan” mereka.
“Keberhasilan pencapaian luar biasa NewJeans dan ADOR dalam waktu singkat didasarkan pada keputusan manajemen yang rasional. Tampaknya HYBE ingin membangun kerangka yang bertujuan meremehkan dan mendiskreditkan kesuksesan ADOR,” ungkap ADOR.
Mereka lantas mempertanyakan jika memang kesuksesan bertumpu pada dukun, mengapa para karyawan dan CEO Min harus bekerja siang dan malam? Selama ini, agensi merasa telah melakukan upaya terbaiknya dalam meningkatkan mutu agensi.
“ADOR menyaksikan peningkatan penjualan dan laba operasional karena mencegah pengeluaran yang tidak perlu, mengelola anggaran secara efisien, dan berupaya meningkatkan citra merek perusahaan,” beber mereka.
Agensi itu melanjutkan, “Jika kesuksesan seperti ini bisa diraih melalui cara lain, lalu mengapa Min Hee Jin dan karyawan ADOR bekerja tanpa kenal lelah siang dan malam?”
Sebagai balasan, ADOR “memukul” balik HYBE dengan mencoba melakukan framing terhadap CEO Min. Mereka terang-terangan mengungkap bahwa tindakan HYBE sangat menyedihkan.
“Sangat menyedihkan melihat perusahaan seperti HYBE, yang seharusnya menjadi pemimpin dalam industri K-Pop, mencoba framing dengan serangan pribadi yang tidak terkait dengan masalah yang ada, dan tepat sebelum konferensi pers Min Hee Jin, melakukan hal tersebut,” lanjut mereka.
Dalam pernyataan mereka, ADOR mengungkap asal mula perseteruan antara CEO Min dan Bang PD. Mereka mengklaim adanya perbedaan pendapat soal “multilabel” menjadi pemantik semua masalah yang ada saat ini.
“Pada tanggal 16 April, CEO Min Hee Jin menunjukkan berbagai masalah dan melakukan penilaian internal, dengan menyatakan, 'HYBE kurang persiapan, pemahaman, dan sikap untuk menjalankan sistem multi-label.' Itu adalah pengamatan langsung yang dibuat berdasarkan pedoman Pimpinan Bang Si Hyuk, 'Bicaralah dengan perbedaan pendapat dan opini ketika dihadapkan pada absurditas dan irasionalitas,' namun pernyataannya kini telah berbalik melawan dirinya dan menjadi situasi ekstrem dengan tuduhan 'malpraktik profesional',” terang ADOR.
Meskipun permasalahan saat ini cukup pelik, ADOR tetap akan mendukung aktivitas NewJeans. Mereka pun meminta agar HYBE berhenti melakukan propaganda hitam yang mendiskreditkan salah satu pihak.
“Untuk saat ini dan di masa depan, ADOR akan berupaya semaksimal mungkin dalam mendukung aktivitas NewJeans. Jika HYBE benar-benar ingin melindungi kekayaan intelektual dan dengan tulus mempertimbangkan kepentingan pemegang saham, kami berharap HYBE akan menghentikan propaganda hitam yang tidak meyakinkan dan menunjukkan pendekatan rasional dengan mendukung ADOR sehingga kami dapat sepenuhnya fokus pada kreativitas,” pungkas agensi tersebut.
(wk/inta)