Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya menegaskan pentingnya pertemuan dengan anak meski Sarwendah minta maaf.
- Selasa, 09 Juni 2026 - 13:02 WIB
WowKeren - Ruben Onsu, presenter dan pengusaha terkenal, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah Sarwendah mengunggah video permintaan maaf yang tidak menyebut namanya. Dalam video tersebut, Ruben menjadi pihak yang paling dirugikan, namun ia memilih untuk tidak mempermasalahkan hal itu. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben menekankan bahwa yang terpenting baginya saat ini adalah bertemu dengan anak-anaknya.
Menurut Minola, Ruben merasa rindu dengan kedua anaknya dan berharap agar permintaan maaf Sarwendah tidak menjadi penghalang untuk pertemuan tersebut. "Yang paling penting buat Ruben, dia sekarang rindu anaknya," ungkap Minola dalam acara Intens Investigasi. Ia menambahkan, "Jangan diribetkan permintaan maaf seperti itu," menegaskan bahwa fokus utama seharusnya adalah pertemuan antara Ruben dan anak-anaknya.
Minola juga menekankan bahwa permintaan maaf yang disampaikan Sarwendah akan menjadi tidak berarti jika Ruben masih dipersulit untuk bertemu dengan anak-anaknya. "Permintaan maaf pun kalau tidak berujung membuat Ruben bisa bertemu dengan anaknya buat apa?" ujar Minola. Ia mengingatkan bahwa permasalahan ini tidak akan terselesaikan jika Sarwendah terus mempersulit hak Ruben sebagai seorang ayah.
"Jangan minta maaf tapi tetap tidak diberikan anak-anaknya untuk bertemu dengan berbagai macam cara," tambahnya. Minola percaya bahwa kedua anak Ruben sebenarnya ingin bertemu dengan ayah mereka jika diberikan penjelasan yang baik. "Kalau dijelaskan kepada anak-anaknya, didorong, saya rasa anak-anaknya pasti mau bertemu Ruben, karena itu ayahnya, dari kecil tumbuh bersama Ruben," katanya.
Minola juga menekankan pentingnya menjaga perasaan anak-anak. "Jangan buat anak seperti kelihatan durhaka pada orangtuanya. Padahal dia enggak ngerti apa-apa," ujarnya. Ia mengingatkan bahwa ada Akta 39 yang mengatur pertemuan Ruben dengan anak-anaknya, tetapi akta tersebut tidak dijalankan oleh Sarwendah.
"Berikan haknya sebagaimana diatur akta 39 dulu yang S juga tanda tangan," tutup Minola, berharap agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik demi kepentingan anak-anak.
(wk/timw)